Piagam Harus Disertai Surat Keterangan, Orangtua Siswa Keluhkan PPDB SMA Jalur Prestasi

Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jalur prestasi dan jalur perpindahan orangtua tingkat SMA di Provinsi Bali resmi dimulai

Piagam Harus Disertai Surat Keterangan, Orangtua Siswa Keluhkan PPDB SMA Jalur Prestasi
Tribun Bali/Wema Satyadinata
PPDB - Suasana Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) jalur prestasi dan jalur perpindahan orangtua pada hari pertama di SMAN 3 Denpasar, Rabu (26/6/2019). Piagam Harus Disertai Surat Keterangan, Orangtua Siswa Keluhkan PPDB SMA Jalur Prestasi 

Piagam Harus Disertai Surat Keterangan, Orangtua Siswa Keluhkan PPDB SMA Jalur Prestasi

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jalur prestasi dan jalur perpindahan orangtua tingkat SMA di Provinsi Bali resmi dimulai.

Menurut jadwal yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik), proses pendaftaran kedua jalur tersebut dilaksanakan selama dua hari, yakni Rabu (26/6/2019) dan Kamis (27/6/2019).

Pada hari pertama pendaftaran, orangtua siswa mengeluhkan persyaratan piagam penghargaan yang akan digunakan untuk mendaftar melalui jalur prestasi, agar disertai dengan surat keterangan dari sekolah pengirim atau penyelenggara lomba.

Orangtua siswa, Gede Suarye menceritakan putrinya akan mendaftar sekolah di SMAN 3 Denpasar melalui jalur prestasi.

Selanjutnya ketika memperlihatkan piagam prestasi yang pernah diraih, pihak panitia menolak dengan alasan piagam tersebut belum disertai dengan surat keterangan sekolah pengirim.

Suarye menyebut sang putri merupakan alumni SMPN 2 Denpasar dan memiliki prestasi dalam cabang olahraga bulu tangkis.

Baca: Lomba Poster hingga Cipta Cerpen Bahasa Bali PKB 2019, Ini yang Harus Diperhatikan Peserta

Baca: Meski Masih Muda, Anda Perlu Pikirkan Masa Pensiun dari Sekarang! Tapi Jangan Lupakan 3 Hal Ini

Pernah meraih juara III tingkat nasional dan juara I tingkat provinsi. Sehingga dirinya memilih untuk menyetorkan juara nasional karena pembobotan nilainya lebih tinggi.

Piagam-piagam yang dimilikinya pun nampak sudah dilegalisasi, namun menurut Panitia PPDB SMAN 3 Denpasar hal tersebut belumlah cukup dan wajib disertai surat keterangan yang didalamnya berisikan jumlah kelompok peserta lomba. 

“Padahal sudah dilegalisir, tapi ndak mau dia. Disuruh lagi tiang mencari surat keterangan benar. Dengan dilegalisir itu harusnya sudah, tapi disuruh minta lagi, kan aneh,” kata Suarye saat ditemui di SMAN 3 Denpasar, Rabu (26/6/2019).

Halaman
123
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved