Ranperda Tenaga Kerja di Bali, Pekerja Magang Diusulkan Dapat 20 Persen Service Charge

Usai mengundang organisasi serikat pekerja, kini giliran Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bali yang diundang Pansus Ranperda tenaga kerja di Bali

Ranperda Tenaga Kerja di Bali, Pekerja Magang Diusulkan Dapat 20 Persen Service Charge
Tribun Bali/Rizal Fanany
Ratusan buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bali Bersatu melakukan aksi long march dalam memperingati Hari Buruh, Rabu (1/5/2019). Mereka berjalan dari parkiran timur Renon menuju kantor Gubernur Bali. Dalam aksinya mereka meminta pemerintah membuat peraturan daerah untuk melindungi hak-hak buruh. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Usai mengundang organisasi serikat pekerja, kini giliran Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bali yang diundang Pansus Ranperda tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan.

Pansus masih membahas soal pekerja dengan status magang dan masalah pembiayaan uji kompetensi pekerja.

Ketua Pansus sekaligus Ketua Komisi IV DPRD Bali, Nyoman Parta mengatakan selama ini sistem pemagangan di lapangan sering disiasati.

Oleh karena itu dalam Ranperda akan diatur mengenai pekerja training dan pekerja magang.

“Karena sesungguhnya definisinya berbeda, tetapi di lapangan itu disiasati. Jadi posisinya menjadi tidak jelas antara pekerja training dan magang itu,” kata Parta ditemui usai rapat di Ruang Rapat Gabungan Kantor DPRD Bali, Selasa (25/6/2019).

Dari pihak pengusaha pun mengakui bahwa pekerja magang selama ini kurang terlindungi dari sisi haknya.

Mereka pekerjaannya sama, bekerja selama 25 hari, jamnya sama dengan karyawan tetap, tetapi mereka tidak mendapat uang jasa pelayanan (service charge).

Maka dari itu Apindo mengusulkan agar di dalam Ranperda dimasukkan pekerja magang mendapatkan service charge 20 persen dari service charge yang didapat karyawan tetap.

Hal selanjutnya yang menjadi sorotan adalah sertifikat kompetensi.

Pihaknya mendorong Pemerintah daerah agar membantu memfasilitasi agar makin cepat pekerja memiliki sertifikasi uji kompetensi.

Baca: 58 Ribu Pekerja Pariwisata Belum Bersertifikat Kompetensi

Halaman
123
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved