Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Pemprov & Kabupaten/Kota Se-Bali Bahas Perda Semesta Berencana

Pemerintah Provinsi Bali menggelar rapat koordinasi dan sinkronisasi kebijakan Program Prioritas Pemerintah Provinsi Bali dan kabupaten/kota se-Bali

Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Pemprov & Kabupaten/Kota Se-Bali Bahas Perda Semesta Berencana
Tribun Bali/Noviana Windri
Rapat koordinasi dan sinkronisasi kebijakan Program Prioritas Pemerintah Provinsi Bali dan kabupaten/kota se-Bali di Wiswasabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Bali, Selasa (25/6/2019). Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Pemprov & Kabupaten/Kota Se-Bali Bahas Perda Semesta Berencana 

Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Pemprov & Kabupaten/Kota Se-Bali Bahas Perda Semesta Berencana

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Provinsi Bali menggelar rapat koordinasi dan sinkronisasi kebijakan Program Prioritas Pemerintah Provinsi Bali dan kabupaten/kota se-Bali di Wiswasabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Bali, Selasa (25/6/2019).

Gubernur Koster menyebutkan tujuan utama rapat adalah untuk melakukan koordinasi, sinkroniasasi, dan harmonisasi pembangunan Bali dapat selaras dan memiliki arah yang sama berdasar pada visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.

"Hal utama yang dibahas adalah untuk melakukan sinkronisasi dan harmonisasi dalam membangun Bali. Agar semua visi melalui Perda Semesta Berencana ini bisa diimplementasikan di semua kabupaten dan kota di Bali dengan menyesuaikan perda maupun peraturan bupati," jelasnya.

Dalam rapat ini dibahas Perda Bali No 2 tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Semesta Berencana 2005-2025, dan Perda No 3 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Provinsi Bali 2018-2023.

Baca: Kuartal I 2019 PLN Tingkatkan Penjualan 8,43 Persen

Baca: Denada Syok Mendengar Mantan Suaminya Tertangkap Narkoba, Begini Kronologi Penangkapan Jerry Aurum

"Untuk yang belum bisa menyinkronkan nanti akan ada pendampingan. Ada desk untuk menyinkronkan antar sektor di kabupaten dan kota. Agar memiliki prioritas target dan sasaran yang sama," ungkapnya.

Gubernur Koster menjelaskan arah pelaksanaan pembangunan Bali terfokus pada tiga aspek utama yaitu alam, krama dan kebudayaan Bali berdasar pada nilai kearifan lokal Sad Kerthi.

Sementara, prioritas pembangunan Bali terfokus pada lima bidang yakni pangan, sandang dan papan, kesehatan dan pendidikan, jaminan sosial dan ketenagakerjaan, adat, agama, tradisi, seni, dan budaya, dan pariwisata.

Baca: Kabar Terkini Roro Fitria Setelah Satu Tahun Tujuh Bulan Ditahan, Pengacara Sebut Masih Kecanduan

Baca: Ubah Gambar Jadi Tulisan Bercerita, Cushcush Galery Ajak Peserta Berani Menulis dan Bercerita

"Rumah besar untuk 5 program itu harus sama dulu. Detailnya tentu saja sesuai dengan potensi dan skala prioritas kabupaten/kota. Karena antar kabupaten kemampuan berbeda-beda," pungkasnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Bali juga akan mengkoordinasi pemerintah kabupaten/kota dalam rangka memperoleh akses pendanaan dari APBN untuk program prioritas, baik berupa Dana Alokasi Khusus (DAK), dana ekonsentrasi, dana hibah dan lainnya.

Dalam rapat ini dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Adi Wiryatama, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra.

Bupati/wakil Bupati kabupaten/kota se-Bali, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Bali dan kabupaten/kota se-Bali serta Kelompok Ahli Bidang Pembangunan Pemprov Bali juga diisi dengan pemaparan dari Bupati/wali kota se-Bali.(*)

Penulis: Noviana Windri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved