Tiga Anak-anak Beri Kesaksian di Pengadilan, Mengaku Jadi Korban Ketut Artawan di Taman Ayun

Di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Rabu (26/6/2019) pria pengangguran itu menjalani sidang secara maraton.

Tiga Anak-anak Beri Kesaksian di Pengadilan, Mengaku Jadi Korban Ketut Artawan di Taman Ayun
Kompas.com
Ilustrasi pengadilan dan persidangan 

Tiga Anak-anak Beri Kesaksian di Pengadilan, Ketut Artawan Tak Bisa Mengelak Lagi

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Untuk kedua kalinya, I Ketut Tanggu alias Ketut Artawan (26) berhadapan dengan hukum.

Residivis kasus pencurian khusus handphone (HP) ini kembali berulah.

Kasusnya pun sama, yakni mencuri HP, modusnya mengincar anak-anak yang tengah bermain sembari membawa handphone.

Di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Rabu (26/6/2019) pria pengangguran itu menjalani sidang secara maraton.

Diawali pembacaan surat dakwaan, mendengarkan keterangan para saksi korban dan pemeriksaan terdakwa.

Menariknya sidang pemeriksaan saksi menghadirkan tiga orang anak yang menjadi korban pencurian.

Baca: BBTF 2019 Bahas Pariwisata Berkelanjutan dan Keamanan Kawasan Pariwisata

Baca: Video Drama 4 Gol dan Dua Kartu Merah Warnai Laga Panas Bali United Vs Kalteng Putra

Baca: Skor Akhir Kalteng Putra Vs Bali United! Petaka Menit 80, Serdadu Tridatu Gagal Bawa Poin Sempurna

Baca: Motor Bekas Berkode ST Jangan Dibeli Meski Murah, Begini Penjelasan Polisi

Baca: Asap Pekat Terus Mengepul di TOSS Sente, Warga Terserang Gangguan Pernapasan dan Mata Perih

Namun sebelum memberikan kesaksian di persidangan, satu dari tiga anak enggan bersaksi, karena takut.

Kedua saksi anak, yaitu Putu Didan dan Tugus. Selain dua saksi anak tersebut, satu saksi yang dihadirkan adalah Artawan.

Artawan adalah sepupu terdakwa yang membeli handphone, namun dia tidak tahu bahwa itu adalah hasil curian.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved