Juniartini Lelah Pindah-pindah Jualan, Pedagang Kain Tolak Digeser ke Pasar Loka Crana

Ratusan pegadang kain di lantai dua Pasar Kidul Bangli ngotot menolak pindah ke Pasar Terminal Loka Crana

Juniartini Lelah Pindah-pindah Jualan, Pedagang Kain Tolak Digeser ke Pasar Loka Crana
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
KISRUH - Para pedagang kain saat ditemui di lantai dua Pasar Kidul, Rabu (26/6/2019). Mereka mengungkapkan alasan serta menunjukkan bukti surat penolakan pindah. Juniartini Lelah Pindah-pindah Jualan, Pedagang Kain Tolak Digeser ke Pasar Loka Crana 

Juniartini Lelah Pindah-pindah Jualan, Pedagang Kain Tolak Digeser ke Pasar Loka Crana

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Ratusan pegadang kain di lantai dua Pasar Kidul Bangli ngotot menolak pindah ke Pasar Terminal Loka Crana.

Banyak alasan yang dilontarkan para pedagang mengenai penolakan ini.

Namun yang paling mendasar, mereka lelah berpindah-pindah padahal modal yang dikeluarkan belum kembali.

Pedang kain di lantai dua Pasar Kidul Bangli merasa kecewa setelah mendapatkan surat ihwal pemindahan pedagang dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dispedindag) Bangli.

Terlebih surat tertanggal 21 Juni itu menyebutkan hal yang bertolak belakang dengan keputusan para pedagang yang sebenarnya.

“Di sini (surat dari Dispedindag) kenapa di poin pertama kami pedagang kain dibilang kompak bersedia pindah? Sedangkan kami tidak ada yang mau pindah ke barat (ke Pasar Loka Crana),” jelas pedagang kain, Ni Kadek Juniartini, Rabu (26/6/2019).

Baca: Petugas Medis Diminta Ikhlaskan Jaspel, Suwirta Rencana Putihkan Utang Pengungsi Gunung Agung

Baca: Heboh Perceraian Song Song Couple, Song Hye Kyo Ungkap Perbedaan Kepribadian Dengan Song Joong Ki

Perempuan yang telah berjualan sejak 22 tahun ini mengaku lelah terus dipindah-pindah.

Ia juga mempertanyakan mengapa hanya pedagang kain dan aksesori yang mendapat surat untuk dipindah ke pasar Terminal Loka Crana. Sedangkan pedagang sandal justru tidak.

Padahal ratusan pedagang ini bukan merupakan pedagang baru dan resmi tercatat di Disperindag.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved