Breaking News:

Ortu yang Akan Daftar SMA 'Nyasar' ke Posko PPDB SMP Denpasar, Ini Yang Terjadi Kemudian

Di antara puluhan orang tua siswa tersebut, ternyata ada orang tua siswa yang akan mendaftarkan anaknya ke SMA Negeri 'nyasar' ke Rumah Pintar.

Tribun Bali / Putu Supartika
Suasana pengaduan di Rumah Pintar Denpasar, Bali, Kamis (27/6/2019) siang 

"Dari kelurahan diminta ke Dinas, karena tidak tahu makanya saya datang ke sini (Rumah Pintar) tetapi saya diarahkan ke Dinas Provinsi di Renon karena di sini untuk pengaduan SMP," katanya.

Menurut pengakuannya, ia juga tak pernah mendapatkan sosialisasi, dan hanya anaknya yang mendapat informasi agar dirinya membuat surat keterangan domisili karena KK yang dimiliki belum 6 bulan.

Sementara untuk juknis PPDB SMA ia dapatkan dari keluarga pamannya yang menjadi guru di Tabanan.

"Anak cuma bilang buat keterangan domisili karena KK belum 6 bulan. Undangan sosialsasi juga tidak ada dan anak cuma bilang itu saja," akunya.

Terkait PPDB SMA ini, ia hanya tahu ada jalur zona terdekat dan wilayah di kecamatan mana yang bersangkutan tinggal.

"SMA juga tidak pakai NEM," katanya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved