Breaking News:

Petugas Medis Diminta Ikhlaskan Jaspel, Suwirta Rencana Putihkan Utang Pengungsi Gunung Agung

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta berencana pemutihan biaya perawatan pengungsi erupsi Gunung Agung Karangasem 2017 lalu

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
RENCANA PEMUTIHAN - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta saat ditemui di rumah jabatannya, Rabu (26/6/2019). Petugas Medis Diminta Ikhlaskan Jaspel, Suwirta Rencana Putihkan Utang Pengungsi Gunung Agung 

Petugas Medis Diminta Ikhlaskan Jaspel, Suwirta Rencana Putihkan Utang Pengungsi Gunung Agung

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta berencana pemutihan biaya perawatan pengungsi erupsi Gunung Agung Karangasem 2017 lalu.

Namun konsekuensinya, petugas medis di RSUD Klungkung bersedia mengikhlaskan jasa pelayanannya.

"Keputusan ini atas dua pertimbangan. Pertama kemanusiaan, kedua dari segi aturan. Saya rasa tidak mungkin masyarakat Karangasem sengaja mau berutang. Sementara piutang kami ini juga dapat menganggu pembukuan," ujar Suwirta di rumah jabatannya, Rabu (26/6/2019).

Menindaklanjuti rencana ini, Suwirta telah berkoordinasi dengan Direktur Utama (Dirut) RSUD Klungkung, I Nyoman Kesuma.

Ia juga meminta Sekda Klungkung, Gede Putu Winastra melakukan kajian terkait rencana ini.

"Jika memungkinkan secara aturan dan atas dasar kemanusiaan, alangkah baiknya jika utang biaya perawatan pengungsi erupsi Gunung Agung di RSUD Klungkung itu kami diputihkan. Saya minta sekda melakukan kajian dulu, apa pemutihan ini memungkinkan agar tidak melanggar regulasi yang ada," paparnya.

Baca: Mulai 30 Juni 2019 AirAsia Pindah Rute Penerbangan Bali-Bandung jadi Bali-Kertajati

Baca: Pererat Kerja Sama, Menhan Bertemu Para Atase Pertahanan Negara Sahabat di Bali

Dengan rencana pemutihan biaya perawatan pengungsi erupsi Gunung Agung ini, tentu ada hal yang lain yang harus dikorbankan, yakni jasa pelayanan para petugas medis di RSUD Klungkung.

Suwirta meminta para petugas medis merelakan beberapa persen jasa pelayanannya untuk pemutihan piutang ini.

"Nanti saya yang akan bicara dengan dokter terkait hal ini. Saya minta dokter untuk mengikhlaskan beberapa persen jaspel (jasa pelayanan) mereka," ungkapnya.

Sementara itu, utang pengobatan pengungsi Gunung Agung sudah terbayarkan memakai Dana Siap Pakai (DSP) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Selasa (25/6/2019).

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa mengungkapkan, klaim pengobatan pengungsi baru bisa dibayarkan Rp 888.023.800.

Jumlah klaim semua sekitar Rp 4.207.077.402 di sembilan rumah sakit di Bali.

"Sesuai review BPKP Perwakilan Provinsi Bali, ada sembilan RSUD dapat klaim pembayaran pelayanan kesehatan pengungsi erupsi. Yakni RSUD Karangasem, Klungkung, Wangaya, Sanglah, Bangli, Mangusada, Sanjiwani, BRSU Tabanan, dan RSUD Buleleng," jelasnya.

Baca: Murdana Minta Pemerintah Akomodasi Siswa NEM Tinggi

Baca: Gede Sukadana Langsung Temui Leonard Tupamahu & Semua Pemain Bali United Usai Laga di Bantul

Untuk pembayaran sisa utang RP 3.319.053.602 akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah untuk mencarikan solusi.

Semua rumah sakit yang dapat klaim pembayaran mengeluh karena dana siap pakai belum cair keseluruhan.

Pihak rumah sakit berharap bisa dicairkan secepatnya agar operasional di tiap rumah sakit bisa berjalan.

Tunggu Sikap Pemkab Karangasem

Direktur RSUD Klungkung, dr I Nyoman Kesuma menjelaskan, dari sisi aturan sangat memungkinkan tagihan bisa dihapuskan.

Namun ia masih menunggu sikap Pemkab Karangasem ihwal tunggakan yang belum dibayar mencapai Rp 1,4 miliar.

"Jika Pemkab Karangasem tidak mampu membayar, nanti tunggakan bisa saja dihapus. Jika utang itu lewat dari tiga tahun dianggap kedaluwarsa, bisa juga diputihkan," jelas dr Kesuma.

Hingga saat ini Pemkab Karangasem belum mampu melunasi utang perawatan pengungsi di RSUD Klungkung sekitar Rp 1,5 miliar.

Sementara utang itu baru dibayar menggunakan dana pemerintah pusat senilai Rp 78 juta, dan masih ada Rp 1,4 miliar lebih belum dibayar. (mit/ful)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved