Viral, Postingan Penawaran Adopsi Bayi Laki-laki karena Orangtua Tak Mampu Menebus Biaya Persalinan

Dia mengklarifikasi bahwa pasien dirujuk dari Puskes Tempilang dan pasien tersebut sudah melahirkan dengan operasi sesar.

Viral, Postingan Penawaran Adopsi Bayi Laki-laki karena Orangtua Tak Mampu Menebus Biaya Persalinan
Tribun Bali/Dwi S
Ilustrasi melahirkan bayi 

Pelaksanaan tindakan dasar dan darurat pastinya akan dilaksakanan langsung tanpa menunggu kepastian jaminan pembiayaan pasien tersebut.

Dia mengklarifikasi bahwa pasien dirujuk dari Puskes Tempilang dan pasien tersebut sudah melahirkan dengan operasi sesar.

"Bayinya sudah selesai dirawat di ruang neontus karena ditakutkan infeksi selepas operasi sesar," ujar Zulfikar dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (26/6/2019).

Dari awal masuk, pasien sudah diberikan informasi dari bidan yang merujuk, jika memang tidak mampu, bisa menguruskan jaminan pembiayaan menggunakan Jampersal.

Zulfikar mengaku heran dengan adanya postingan di Facebook karena sebelumnya bidan sudah menyarankan kembali menggunakan jJampersal.

Namun, keluarga pasien menyatakan tidak bisa melengkapi persyarataan jaminan tersebut dengan alasan karena warga baru dan ada keluarga yang akan membantu biaya persalinan.

Bidan pelaksana RSUD pun sudah membantu menyampaikan informasi ke group media sosial bidan se-Kabupaten Bangka untuk turut membantu keluarga pasien bilamana ada informasi kepengurusan berkas Jampersal tidak diketahui oleh keluarga pasien.

Pihak rumah sakit tidak mengetahui rencana pasien meng-upload foto anak pasien di Facebook untuk meminta bantuan.

"Justru karena melihat berita di medsos inilah petugas rumah sakit menanyakan kembali ke keluarga pasien untuk pembiayaannya. Kemarin pasien sudah dibawa oleh keluarganya serta biayanya dibayar sebagai pasien umum," sebutnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral Akun Facebook Tawarkan Adopsi Bayi karena Tak Mampu Bayar Biaya Rumah Sakit, Ini Penjelasannya", .
Penulis : Kontributor Pangkalpinang, Heru Dahnur
Editor : David Oliver Purba

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved