Biaya Perbaikan Retakan Tebing Uluwatu Rp 29,5 M Namun Bisa Terancam Gagal, Ini Sebabnya

Pemerintah Kabupaten Badung mulai melakukan tender untuk perbaikan keretakan tebing Uluwatu, yang lokasinya Desa Ungasan

Biaya Perbaikan Retakan Tebing Uluwatu Rp 29,5 M Namun Bisa Terancam Gagal, Ini Sebabnya
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Pura Luhur Uluwatu ketika diabadikan pada Tahun 2015 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA -- Pemerintah Kabupaten Badung mulai melakukan tender untuk perbaikan keretakan tebing Uluwatu, yang lokasinya Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung.

Lelang yang dibuka 17 Juni lalu dengan nama Belanja Modal Jalan, Irigasi dan Jaringan Pengadaan Bangunan Pengaman Pengamanan Sungai, Bangunan Penguat Tebing, Penguatan Dinding Tebing Uluwatu hingga Kamis (27/6) belum ada yang mendaftar sebagai peserta.

Padahal total Nilai Pagu yang dianggarkan Rp 29.500.000.000.

Kepala Bidang Sumber Daya Air, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung AA Gede Agung Dalem tak menampik hal tersebut.

Menurutnya, minggu ini merupakan pengumuman lelang.

Sehingga minggu depan sudah jadwal pemasukan dokumen lelang.

"Iya semoga ada pesertanya. Sehingga cepat bisa dilaksanakan," ujarnya.

Sebelum mengerjakan proyek penguatan dinding tebing Uluwatu itu, Dinas PUPR telah melakukan analisis manajemen konstruksi yang  melibatkan Konsultan Konstruksi PT Inakko Internasional Konsulindo.

Analisis ini untuk mengetahui bahan dan juga teknis pengerjaan tebing yang retak tersebut.

"Untuk hasil dari analisis tersebut inventarisasi bahan yang mungkin digunakan adalah angkur baja antikorosi, net baja dan sling baja," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved