Pilpres 2019

Jika Diperlukan, Tim Hukum Pasangan 01 Siap Mendampingi Pemerintahan Jokowi-Amin

Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak seluruh permohonan Tim Hukum Prabowo-Sandi dalam

Jika Diperlukan, Tim Hukum Pasangan 01 Siap Mendampingi Pemerintahan Jokowi-Amin
FOTO KIRIMAN HERMAWI TASLIM
Ketua Tim Hukum untuk Pasangan 01, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra dibopong oleh rekan-rekan satu tim sesaat setelah pengumuman keputusan Mahkamah Konstitusi di Gedung MK, Kamis (27/6/2019) 

Jika Diperlukan, Tim Hukum Pasangan 01 Siap Mendampingi Pemerintahan Jokowi-Amin

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak seluruh permohonan Tim Hukum Prabowo-Sandi dalam sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHUP) yang digelar sejak 14 Juni 2019 lalu.

Dalam putusan yang dibacakan secara bergantian oleh 9 hakim MK sejak pukul 12.30 hingga pukul 21.13 WIB pada Kamis 27 Juni 2019, akhirnya Ketua MK Anwar Usman mengetuk palu dan meyatakan permohonan pemohon Prabowo-Sandi ditolak untuk seluruhnya.

Menurut Wadir Advokasi dan Hukum Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi–Ma’ruf Amin, Hermawi Taslim, dengan keputusan MK tersebut maka sudah berakhir seluruh proses rangkaian pilpres 2019.

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini Jumat 28 Juni 2019, Keberuntungan untuk Libra dan Pisces, Saatnya Investasi

Baca: Lulu Tobing Tak Lama Lagi Lepas Status Jandanya, Sosok Calon Suami Ternyata Bukan Pria Sembarangan

Sebagai langkah selanjutnya, rakyat Indonesia tinggal menunggu penetapan Komisi Pemilihan Umum atas presiden dan wakil presiden terpilih dan urusan protokoler untuk pelantikan dan pengambilan sumpah presiden dan wakil presiden Indonesia periode 2019-2024.

“Rakyat Indonesia tinggal menunggu dua tahapan lagi yakni penetapan KPU untuk Presiden dan Wakilnya serta penetapan tanggal pelantikan serta pengambilan sumpah Presiden dan Wakil," ujar Hermawi Taslim dalam rilis yang diterima Tribun Bali, Jumat (28/6/2019).

Wadir Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Pasangan 01, Hermawi Taslim menerima salinan risalah persidangan di Gedung MK, Kamis (27/6/2019).
Wadir Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Pasangan 01, Hermawi Taslim menerima salinan risalah persidangan di Gedung MK, Kamis (27/6/2019). (FOTO KIRIMAN PUTUT PRABANTORO)

Tim hukum pasangan Jokowi Ma’ruf Amin yang diketuai Yusril Ihza Mahendra, kata Hermawi Taslim, sangat berterimakasih kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah dengan sabar mengikuti seluruh rangkaian proses pemilihan presiden 2019.

Taslim yang juga Wasekjen Partai Nasdem ini menilai, tingkat kesadaran politik masyarakat semakin baik, masyarakat sudah semakin kritis dan tidak mudah terombang ambing oleh berbagai isu dan informasi yang tidak akurat.

Baca: Viral di Medsos - Penganiayaan Remaja di Sukawati Diduga Karena Pacar, Pelaku Tak Kunjung Pulang

Baca: Yang Harus Diketahui Dari Putusan MK, Sejumlah Dalil Gugatan Tim Prabowo-Sandiaga Ditolak

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan moril dan sikap bijaksana dari rakyat Indonesia yang tidak terombang-ambing oleh informasi yang tidak akurat. Sikap kritis masyarakat ini merupakan modal utama pemerintahan Jokowi – Ma’ruf dalam melanjutkan dan sekaligus menata ulang pranata kehidupan sosial yang lebih adil, lebih bermartabat dan lebih terhormat di mata internasional,” ujar Hermawi Taslim.

Masih menurut Hermawi Taslim, sidang pilpres 2019 di MK kali ini memberikan pelajaran politik yang sesungguhnya tidak hanya tentang kehidupan berdemokrasi tetapi juga berbudaya. Kesabaran dalam menunggu hasil keputusan MK menjadikan bangsa Indonesia memiliki budaya politik yang matang.

Taslim menegaskan jika memang diperlukan, Tim Hukum pasangan 01 siap mendampingi Presiden dan Wapres terpilih sebagaimana yang diminta oleh KH Ma’ruf Amin.

Dalam pertemuan dengan Tim Hukum Pasangan 01 di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/1/2019), KH Ma’ruf Amin meminta Tim Hukum 01 kelak dapat membantu pemerintahan dalam bidang penegakan hukum.

Wadir Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Pasangan 01, Hermawi Taslim menerima salinan risalah persidangan di Gedung MK, Kamis (27/6/2019)

Penulis: DionDBPutra
Editor: DionDBPutra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved