Bali Bawa Pulang 2 Medali Emas Kejurnas Wushu Junior & Senior 2019

Bali meraih 2 medali emas, 2 medali perak, dan 2 medali perunggu di Kejurnas Wushu Junior dan Senior Tahun 2019

Bali Bawa Pulang 2 Medali Emas Kejurnas Wushu Junior & Senior 2019
Dok Kadek Dedy Wahyudi
Tim Wushu Bali di Kejurnas Wushu Junior dan Senior Tahun 2019. Bali Bawa Pulang 2 Medali Emas Kejurnas Wushu Junior & Senior 2019 

Bali Bawa Pulang 2 Medali Emas Kejurnas Wushu Junior & Senior 2019

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bali meraih 2 medali emas, 2 medali perak, dan 2 medali perunggu di Kejurnas Wushu Junior dan Senior Tahun 2019 di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, 20-28 Juni 2019.

Hal tersebut disampaikan Pelatih Wushu Bali, Kadek Dedy Wahyudi.

Para atlet yang memperoleh medali emas tersebut ialah Charles Tawika di kategori jianshu dan  Gede Satya Wiguna di kategori qiangshu.

Medali perak diperoleh Priscilla Christy di kategori jianshu & qiangshu.

Sedangkan medali perunggu diperoleh Hans Sanuya di kategori gunshu dan Nadia Kalyana dikategori taijijian.

Baca: Pelanggar Perdes Kena Sanksi Sosial, Cara Desa Munduk Temu Jaga Lingkungan

Baca: Pernikahan Viral : Mas Kawin 2 Buah Kain Kafan Hingga Pengantin Pakai Baju Serba Hitam

Ia bersyukur dan cukup senang atas prestasi yang berhasil diperoleh para atlet wushu Bali, karena sudah melebihi target.

“Hasilnya cukup memuaskan, sesuai dengan target, Wushu Bali meraih 2 emas, 2 perak dan 2 perunggu. Kita selalu menargetkan minimal 1 medali emas setiap Kejurnas, dan tahun ini kita dapat 2, saya rasa ini sudah melebihi target. Saya merasa cukup senang dan selalu bersyukur dengan hasil yang diraih,” ucapnya saat dihubungi Tribun Bali, Jumat (28/6/2019).

Dedy berkata kejurnas tersebut bukanlah kejurnas biasa namun juga merupakan Pra PON 2019 cabor wushu.

Dari hasil yang diperoleh pada kejurnas itu, ada 3 atlet wushu Bali yang berhasil mendapatkan tiket menuju PON 2020.

Baca: 110 KK Warga Tanah Barak Karangasem Mulai Kesulitan Air Bersih

Baca: PPDB Jalur Prestasi di SMAN 2 Bangli Minim Pendaftar, Dua Jurusan di SMKN 4 Bangli Minim Peminat

“Ada 3 atlet yang masuk, mereka lolos dan masuk final, serta berhasil meraih tiket PON, yaitu Adi Putra di nomor/kategori nanquan, Herry di nomor daoshu dan Jeanyta di nomor daoshu,” ucapnya.

Ia berharap ketiga atlet tersebut segera masuk kedalam tim pelatda Bali, dan mendapatkan kesempatan untuk melakukan try out agar bisa memantapkan persiapan menghadapi PON 2020.

Setelah melihat kekuatan dan kemampuan para atlet dari provinsi lain di Kejurnas Wushu Junior dan Senior Tahun 2019, Dedy merasa pada PON 2020 nanti yang akan menjadi lawan terberat tim wushu Bali ialah DKI Jakarta, Jawa Timur dan Sumatera Utara, namun ia optimistis Wushu Bali dapat meraih medali PON 2020 nanti.

“Menurut saya DKI, Jatim, Sumut karena mereka tampil baik, rival yang kuat buat kami tapi saya optimis Bali bisa meraih medali di PON,” ucapnya.(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved