Kabar Baik bagi TNI, Presiden Jokowi Sudah Teken Perpres Jabatan Fungsional Tentara Indonesia

Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden atau Perpres Nomor 37 Tahun 2019 tentang

Kabar Baik bagi TNI, Presiden Jokowi Sudah Teken Perpres Jabatan Fungsional Tentara Indonesia
KOMPAS.COM/DEVINA HALIM
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat memberikan keterangan pers di daerah Jakarta Utara, Selasa (9/4/2019) 

Kabar Baik bagi TNI, Presiden Jokowi Sudah Teken Perpres Jabatan Fungsional Tentara Indonesia

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden atau Perpres Nomor 37 Tahun 2019 tentang Jabatan Fungsional Tentara Nasional Indonesia ( TNI).

Sebagaimana dilansir dari laman resmi Setkab, dalam Perpres ini disebutkan bahwa pejabat fungsional TNI berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada kepala unit kerja/organisasi yang bersangkutan ditugaskan.

Pejabat fungsional TNI sebagaimana dimaksud mempunyai pangkat paling tinggi sama dengan pangkat kepala unit kerja/organisasi.

Setidaknya terdapat dua jabatan fungsional TNI, yakni jabatan fungsional keahlian dan jabatan fungsional keterampilan.

Baca: Ramalan Zodiak Sabtu 29 Juni 2019 Taurus Hati-Hati Keuangan, Leo Melewati Hari Yang Sulit

Baca: Telah Miliki 2 Istri, Pria ini Rudapaksa Putrinya, Lakukan Aksi Bejat Saat 2 Istri Tertidur Pulas

Jenjang jabatan fungsional keahlian terdiri atas ahli utama, ahli madya, ahli muda dan ahli pertama. Sementara jenjang jabatan fungsional keterampilan terdiri atas penyelia, mahir, terampil dan pemula.

Seluruh tugas, pokok dan fungsi masing-masing jabatan dijelaskan dalam Perpres.

Menurut Perpres ini, prajurit TNI diangkat dalam jabatan fungsional TNI keahlian harus memenuhi delapan syarat.

Syarat itu mulai dari memiliki integritas dan moralitas yang baik, sehat jasmani dan rohani, pendidikan paling rendah berijazah sarjana (strata-1) atau setara.

Selain itu memiliki pengalaman tugas sesuai kompetensi di bidangnya paling singkat satu tahun, telah mengikuti pendidikan pengembangan umum dan/atau pendidikan pengembangan spesialis sesuai jenjang jabatannya, nilai prestasi kerja paling rendah bernilai baik dalam enam bulan terakhir, mengikuti dan lulus uji kompetensi dan syarat lain yang ditetapkan oleh Panglima.

Halaman
12
Editor: DionDBPutra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved