BBNP Bali Siapkan Rehabilitasi Berbasis Masyarakat untuk Pengguna Narkoba, Masuk Program Tahun 2020

Ada terobosan baru yang akan dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali untuk menangani kasus narkoba

BBNP Bali Siapkan Rehabilitasi Berbasis Masyarakat untuk Pengguna Narkoba, Masuk Program Tahun 2020
Tribun Bali/M Firdian Sani
Nyoman Sukerni selaku Kasi Pasca Rehabilitas BNNP Bali saat acara ngobrol santai bertajuk "Refleksi Kebijakan Narkotika Di Indonesia" di Kubu Kopi jalan Hayam Wuruk, Sumerta Kelod, Denpasar, Sabtu (29/6/2019). BBNP Bali Siapkan Rehabilitasi Berbasis Masyarakat untuk Pengguna Narkoba, Masuk Program Tahun 2020 

BBNP Bali Siapkan Rehabilitasi Berbasis Masyarakat untuk Pengguna Narkoba, Masuk Program Tahun 2020

Laporan Wartawan Tribun Bali, M Firdian Sani

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ada terobosan baru yang akan dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali untuk menangani kasus narkoba, yang akan dimasukkan program tahun 2020.

"BNNP Bali punya program baru yaitu membentuk rehabilitasi berbasis masyarakat yang disebut RBM dan agen pemulihan," kata Nyoman Sukerni selaku Kasi Pasca Rehabilitas BNNP Bali.

Program ini ditujukan untuk para pengguna narkoba yang tidak mengakses layanan rehabilitasi, serta yang ada dan berbaur di masyarakat.

Baca: Ingin Terus Berkontribusi untuk Pembangunan Bali, Urun Rembug dan Halal Bihalal ICMI Bali

Baca: Bermain Bagus dan Lepas, Basket Putra Bali Kalahkan Kalteng di Pra PON 2019

Sukerni menjelaskan, yang menjalankan program ini adalah para tokoh desa, tokoh adat, penjuru desa, seketruna truni, pecalang, bidan desa atau puskesemas, serta penggiat narkoba itu sendiri.

"Jadi nantinya orang-orang ini yang bergerak dan bertugas," tandasnya.

Mereka yang akan mendekati pemakai, dan memberikan penjelasan tentang rehabilitasi secara perlahan.

Setelah itu, barulah BNNP Bali turun langsung untuk memberikan rehabilitasi kepada pengguna narkoba tersebut.

Baca: Orah atau Dias Turun Lebih Awal Laga Kontra Perseru Badak Lampung FC

Baca: Coach Teco Datangkan Bek Muda ke Lampung, Haudi Bertekad Kerja Keras Demi Bali United

"Dan selanjutnya BNNP Bali akan turun memberi rehabilitasi dan penguatan-penguatan," jelasnya.

Jika si pengguna telah mendapatkan rehabilitasi, maka selanjutnya akan dikembalikan pada masyarakat dengan pengawasan yang sama.

"Jadi orang ini kan kembali lagi ke masyarakat, jadi yang mantau orang adat atau tokoh desa yang disebutkan tadi," ucapnya.

Lalu bagaimana jika kedapatan menggunakan narkoba lagi?

Maka si pengguna tadi akan kembali direhabilitasi sampai benar-benar bersih dari barang haram tersebut. (*)

Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved