4 Atlet Muaythai Bali Ini Diharapkan Lolos ke PON 2020, Peraih Medali Kejurnas & Liganas 2019

Tim muaythai Bali berhasil mendapatkan 1 medali emas, 2 medali perak, dan 1 medali perunggu di Kejuaraan Nasional dan Liga Nasional Seri 10 2019

4 Atlet Muaythai Bali Ini Diharapkan Lolos ke PON 2020, Peraih Medali Kejurnas & Liganas 2019
Pengprov Muaythai Bali
Para atlet dan pelatih Muaythai Bali yang mengikuti Kejurnas Junior-Senior ke-7 dan Liga Nasional Seri-10 Muaythai Indonesia 2019 di Bogor, Jawa Barat, Senin-Sabtu (24-29/06/2019). 4 Atlet Muaythai Bali Ini Diharapkan Lolos ke PON 2020, Peraih Medali Kejurnas & Liganas 2019 

4 Atlet Muaythai Bali Ini Diharapkan Lolos ke PON 2020, Peraih Medali Kejurnas & Liganas 2019

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tim muaythai Bali berhasil mendapatkan 1 medali emas, 2 medali perak, dan 1 medali perunggu di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior-Senior ke-7 dan Liga Nasional (Liganas) Seri-10 muaythai Indonesia 2019 di Bogor, Jawa Barat, 24-29 Juni 2019.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Umum Pengprov Muaythai Indonesia (MI) Bali, Wayan Suwita pada Tribun Bali, Minggu (30/6/2019).

Para atlet yang memperoleh medali tersebut ialah Luh Mas Sri Dianawati kelas 54 kg putri berhasil mendapatkan medali emas, Angga Pramana di kelas 48 kg putra dan Komang Karuni di kelas 60 kg putri berhasil mendapatkan medali perak. Sedangkan medali perunggu diperoleh Dewa Eka Mahendra di kelas 65 kg putra.

Ia merasa senang atas prestasi yang berhasil didapatkan tim muaythai Bali.

Baca: 1 Juli Selalu Istimewa bagi Polri, Inilah Sejarah di Balik Penetapan Hari Bhayangkara

Baca: Ratusan Peserta Mengikuti Gashuku 2019 KKI Bali

Meski demikian ia tetap berpesan agar para atlet terus meningkatkan kemampuan dan prestasinya.

“Saya merasa senang karena perjuangan anak-anak sudah maksimal, namun tetap perlu ditingkatkan lagi,“ ucap pelatih muaythai Bali ini.

Menurutnya, hasil ini masih belum sesuai target yang diinginkan.

Ia berharap keempat atlet tersebut dapat meraih tiket menuju PON 2020 saat Pra PON 2019 yang rencananya dilaksanakan Oktober 2019.

Baca: Nyoman Nurasha Sedih Lihat Anaknya Gantung Diri & Tinggalkan Sepucuk Surat Maaf Sudah Berbohong

Baca: Kisah Wayan Sukarta, Warga Blahbatuh Gianyar yang Puluhan Tahun Menjadi Perajin Gamelan

“Ajang ini sebagai evaluasi persiapan Pra PON 2019, dari 4 atlet yang dikirim ini diharapkan dapat meraih tiket menuju PON 2020 karena (saat Pra PON 2019 nanti) yang juara 1 dan 2 saja yang bisa dapat tiket menuju PON 2020 di Papua,” ucapnya.

Tidak hanya sebagai ajang evaluasi para atlet muaythai Bali, kejuaraan tersebut juga sebagai ajang melihat kekuatan dan kemampuan para atlet muaythai provinsi lain, khususnya provinsi yang berada satu grup/zona/wilayah dengan Bali saat Pra PON 2019 nanti, seperti Jawa Timur (Jatim), DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah (Jateng), NTB, Kalimantan Timur (Kaltim) serta NTT.

Ia pun merasa bahwa para atlet dari provinsi tersebut sama-sama kuat.

“Ajang ini juga untuk mengukur kemampuan dari provinsi lain. Saat Pra PON berada di wilayah tengah dengan Jatim, DKI, Banten, Jateng, NTB, Kaltim, NTT. Menurut saya mereka semua sama kuat, saya harap kita bisa lolos dengan kekuatan kita yang sekarang ini,” katanya.(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved