Kenalkan Penyakit Diabetes Sejak Dini Lewat Diabetes Camp

Sub Divisi Endorkin Anak RSUP Sanglah Denpasar menggelar kegiatan Diabetes Camp 2019

Kenalkan Penyakit Diabetes Sejak Dini Lewat Diabetes Camp
RSUP Sanglah
Sub Divisi Endorkin Anak RSUP Sanglah Denpasar menggelar kegiatan Diabetes Camp 2019 di The Sila's Agrotourism, Tabanan, Bali, Minggu (30/6/2019). Kenalkan Penyakit Diabetes Sejak Dini Lewat Diabetes Camp 

Kenalkan Penyakit Diabetes Sejak Dini Lewat Diabetes Camp

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sub Divisi Endorkin Anak RSUP Sanglah Denpasar menggelar kegiatan Diabetes Camp 2019 di The Sila's Agrotourism, Tabanan, Bali, Minggu (30/6/2019).

Dalam kegiatan tersebut melibatkan puluhan orangtua dan anak usia dini.

Sebagian besar peserta bahkan merupakan anak yang telah divonis positif diabetes tipe 1 dan harus mengonsumsi insulin seumur hidup.

Melalui Diabetes Camp, mereka diajarkan berbagai pengetahuan seputar diabetes sembari belajar dan bermain. Acara ini digelar sejak Sabtu (29/6/2019) kemarin.

Salah satu pemateri dr Nyoman Arie Perwana mengatakan, pengetahuan diabetes bagi anak, khususnya penderita merupakan hal yang penting.

Baca: Disdikpora Data Ulang Kasus Buta Aksara di Karangasem

Baca: Belum Ada Anggaran Perbaiki Patung Gusti Jelantik, Monumen Pahlawan Nasional Rusak Sejak 2018

Saat ini ia menilai masih banyak orangtua yang kurang memperhatikan mental anak penderita diabetes.

Menurut dia, penyakit diabetes khususnya diabetes tipe 1 yang diderita anak mudah dikontrol asalkan pintar dalam mengatur pola makan, aktivitas dan konsumsi insulin.

“Sejak dini anak yang divonis diabetes harus diajari cara menggunakan insulin melalui suntikan. Selain itu juga harus selalu diberi motivasi, sehingga mental anak terbangun,” kata dia.

Tak hanya itu, dalam paparan sejumlah dokter spesialis itu juga menjelaskan berbagai cara mengontrol gula darah, hingga berbagai cara mengatasi masalah yang sering dialami penderita diabetes.

Baca: Ini Kata Gunawan Terkait Kuota Tambahan PPDB SMP di Denpasar

Baca: BPPT hingga CEO TaniHub di Startup Competition Agribusiness Banyuwangi

“Tadi juga ada pengetahuan pola makan rendah karbo khususnya dengan Nasi Taj Mahal dengan karbo 18gr dan 75 kalori per 100gram. Sehingga anak-anak DM 1 bisa makan nasi lebih banyak, karena 3 piring Taj Mahal setara satu piring nasi biasa. Gula darah tetap terkontrol dan konsumsi Insulin jauh lebih sedikit, ” terang Ketua Panitia Diabetes Camp, dr Made Laksmi.

Halaman
12
Penulis: eurazmy
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved