Tak Tertampung Sekolah Negeri Bisa Masuk Swasta, Pemerataan Siswa di Jembrana

Pada pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP 2019 di Jembrana, seluruh siswa lulusan SD sederajat dipastikan tertampung

Tak Tertampung Sekolah Negeri Bisa Masuk Swasta, Pemerataan Siswa di Jembrana
Tribun Bali/Rizal Fanany
Orang tua siswa antre dan berdesak-desakan di Rumah Pintar, Jalan Kamboja No.4, Denpasar, saat verifikasi PPDB SMP Negeri untuk jalur kurang mampu, Senin (17/6/2019). Tak Tertampung Sekolah Negeri Bisa Masuk Swasta, Pemerataan Siswa di Jembrana 

Tak Tertampung Sekolah Negeri Bisa Masuk Swasta, Pemerataan Siswa di Jembrana

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Pada pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP 2019 di Jembrana, seluruh siswa lulusan SD sederajat dipastikan tertampung.

Untuk pemerataan siswa, selain panglihan ke zona terdekat, siswa tidak tertampung SMP atau MTS Negeri, berpeluang masuk ke sekolah swasta.

Sebab, SMP Negeri dilarang menambah rombongan belajar (rombel).

Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Jembrana mengatakan, terdapat 25 SMP dan 13 MTs dengan rincian 18 SMP negeri, 7 SMP swasta serta 4 MTs negeri dan 9 MTs swasta.

Sedangkan 1 SMP swasta yakni SMPK 3 Harapan tahun pelajaran 2019/2020 ini tidak melaksanakan PPDB.

Total rombel di 35 satuan pendidikan itu sebanyak 156, yakni 112 SMP negeri, 11 SMP swasta serta 21 MTS negeri dan 12 MTs swasta.

Dengan kuota maksimal 36 siswa per rombel. Total daya tampung peserta didik baru 5.616 siswa.

Hanya saja, SMP-SMP Negeri memang jumlah pendaftarnya melebihi daya tampung yang telah ditetapkan.

Salah satunya di SMPN 1 Negara jalur zonasi saja mencapai 359 pendaftar dari kouta hanya 320 orang atau 10 rombel.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved