Tak Tertampung Sekolah Negeri Bisa Masuk Swasta, Pemerataan Siswa di Jembrana

Pada pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP 2019 di Jembrana, seluruh siswa lulusan SD sederajat dipastikan tertampung

Tak Tertampung Sekolah Negeri Bisa Masuk Swasta, Pemerataan Siswa di Jembrana
Tribun Bali/Rizal Fanany
Orang tua siswa antre dan berdesak-desakan di Rumah Pintar, Jalan Kamboja No.4, Denpasar, saat verifikasi PPDB SMP Negeri untuk jalur kurang mampu, Senin (17/6/2019). Tak Tertampung Sekolah Negeri Bisa Masuk Swasta, Pemerataan Siswa di Jembrana 

Kepala Bidang Pendidikan Dasar, I Nyoman Wenten mengatakan, berdasarkan proyeksi yang telah dibuat seluruh lulusan SD di Jembrana tertampung.

Dengan total lulusan SD sederajat di Jembrana 4.613 siswa.

"Kalau mengikuti pemerataan itu semua tertampung, kecuali semua ingin ke negeri. Swasta juga harus diperhitungkan agar tidak mati sekolahnya," ucapnya, kemarin.

Diakui, solusi bagi siswa yang tidak diterima di sekolah negeri maupun yang datang dari luar daerah, atau tidak memenuhi ketentuan PPDB SMP Negeri akan dialokasikan ke sekolah swasta.

Sedangkan, terkait kelulusan PPDB SMP negeri menurutnya akan dibicarakan dalam rapat di kabupaten, Rabu (3/7/2019) mendatang.

"Sebelum memutuskan, disana nanti dibahas tindak lanjutnya," ungkapnya.

Menurutnya, amanat Permendikbud, apabila kelebihan pendaftar maka sekolah melaporkan ke dinas.

Ketika, melebihi kuota, dinas yang menyalurkan ke zona terdekat asalkan zona terdekat tidak kelebihan. Sehingga, merata dan tidak berlebih atau kurang.

"Atau ke swasta kan memang juga bisa," imbuhnya.

Kepala Disdikpora Jembrana, Ni Nengah Wartini menyatakan, rombel di Jembrana masih aman.

Hanya saja, sekarang kembali kepada animo peserta didik.

Kerapnya memang sekolah negeri menjadi pilihan ketimbang swasta. Hanya saja, ketika tidak tertampung, maka peserta didik diarahkan ke swasta.

"Jadi pasti semua tertampung, termasuk ke swasta. Sekolah swasta juga sama, dapat sana BOS seperti negeri," bebernya. (*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved