54 Tim Ikut Kejuaraan Nagaraja Cup I Gianyar, Panpel: Agendakan Rutin Setiap Tahun

54 Tim Ikut Kejuaraan Nagaraja Cup I Gianyar, Panpel: Agendakan Rutin Setiap Tahun

54 Tim Ikut Kejuaraan Nagaraja Cup I Gianyar, Panpel: Agendakan Rutin Setiap Tahun
DOK PANPEL Nagaraja Cup I
54 Tim Ikut Kejuaraan Nagaraja Cup I Gianyar, Panpel: Agendakan Rutin Setiap Tahun 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - 54 tim tenis meja ikut kejuaraan Nagaraja Cup I di
gedung serbaguna SDN Batubulan Kangin, Gianyar, 27-30 Juni 2019 lalu.

Turnamen tersebut telah selesai digelar, dan gelar juara diraih Pasangan Nagaraja, juara kedua klub Blangsinga, juara ketiga dan keempat direbut atlet dari klub Wahana Kumara.

Usai penyerahan hadiah, Ketua Panitia Kejuaraan Nagaraja Cup I, Cokorda Gde Oka Dharmayuda, mengatakan kejuaraan ini akan rutin digelar setiap tahun di Gianyar.

"Kejuaraan tenis meja double Nagaraja Cup 1 2019 se Kabupaten Gianyar di gedung serbaguna SDN Batubulan Kangin, dibuka Kapolres Gianyar,dengan memperebutkan tropi dan hadiah sebesar Rp 5 juta," kata Ketua panitia
Cokorda Gde Oka Dharmayuda, kepada Tribun Bali, Senin (1/7/2019).

Menurut Cokorda Gde Oka Dharmayuda, yang juga Ketum PSSI Gianyar ini, kejuaraan tersebut untuk mempererat tali persahabatan sesama pencinta tenis meja di Kabupaten Gianyar.

"Rencana kami akan rutin gelar tiap tahun. Kemarin kriteria yang dipakai adalah pemain non Porprov agar kekuatan merata," tegasnya.

PTMSI Gianyar sangat mendukung turnamen ini dan sangat mengapresiasinya.

Mereka mengharapkan kedepannya dibuat kelompok umur sehingga bisa melahirkan atlet tenis meja yang bisa membela Kabupaten Gianyar.

Menurut Cokorda Gde oka Dharmayuda, yang juga dokter spesialis bedah tulang ini, Batubulan Kangin memiliki dua klub lain yaitu PTM Tampak Dara dan PTM Celepuk yang fokus pada pembinaan dan pembentukan atlet tenis meja Gianyar.

"Kedua klub PTM itu sudah secara rutin menyelenggarakan turnamen tenis meja usia dini dan pada turnamen ini juga banyak diikuti oleh pemain anak anak bahkan ada yang baru kelas 1 SD juga ikut bermain melawan pemain dewasa. Di sini, konsepnya buat melatih mental bermain, disamping melawan orang dewasa juga mental bertanding saat ditonton banyak orang," jelasnya.(*)

Penulis: Marianus Seran
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved