Laporan BPS : Tingkat Hunian Hotel Berbintang di Seluruh Bali Menurun

Berdasarkan catatan dari BPS Provinsi Bali tersebut, TPK kamar hotel berbintang di Bali pada Bulan Mei 2019 mencapai 51,56 persen.

Laporan BPS : Tingkat Hunian Hotel Berbintang di Seluruh Bali Menurun
kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali merilis data statistik terbaru, salah satunya mengenai tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang.

Berdasarkan catatan dari BPS Provinsi Bali tersebut, TPK kamar hotel berbintang di Bali pada Bulan Mei 2019 mencapai 51,56 persen.

Kondisi ini turun 8,77 poin dari bulan sebelumnya yang mencapai angka 60,33 persen.

Jika dibandingkan dengan April 2019 seluruh kabupaten dan kota di Bali mengalami penurunan TPK hotel berbintang.

Penurunan terdalam terjadi di Kota Denpasar yang mencapai 11,12 poin, kemudian disusul oleh Badung 8,75 poin, Karangsem 7,95 poin, Gianyar 5,83 poin dan Buleleng 3,66 poin.

Jika dilihat dari TPK, Badung tergolong yang paling tinggi yakni sebesar 52,59 persen.

Di posisi selanjutnya ada Gianyar sebesar 51,23 persen, Denpasar 50,51 persen, Karangsem 40,92 persen dan Buleleng 34,87 persen.

Menurut klasifikasi hotel, TPK hotel berbintang empat sebesar 56,15 persen, sebagai yang paling tinggi dibandingkan kelas hotel lainnya.

TPK hotel berbintang terendah tercatat pada hotel bintang satu yang hanya mencapai 44,89 persen.

Namun jika dibandingkan dengan April 2019, hanya TPK hotel bintang satu yang mengalami peningkatan tertinggi yakni sebesar 9,46 poin.

TPK hotel bintang dua mengalami penurunan terdalam yang mencapai 12,97 poin.

Masih berdasarkan catatan BPS Provinsi Bali, rata-rata lama menginap tamu mancanegara dan domestik di hotel berbintang di Bali pada Mei 2019 mencapai 2,90 hari.

Angka ini naik 0,13 poin dibandingkan dengan rata-rata lama menginap tamu pada bulan April 2019 yang mencapai 2,77 hari.

Rata rata lama menginap tamu domestik pada Mei 2019 tercatat selama 2,27, lebih lebih rendah dibandingkan rata rata lama menginap tamu asing yang selama 3,14 hari.

Lama menginap tamu terlama saat Mei 2019 yakni di Kota Denpasar yang selama 3,03 hari dan terendah di Buleleng yang hanya 2,29 hari. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved