Sering Dimarahi Orangtua hingga Peringatan Ayah Tak Didengar, Siswi SMP Ini Jadi Korban Persetubuhan

Di persidangan terungkap kronologi kejadian. Mulai dari korban berkenalan, sering dimarahi orangtua, hingga meminta dinikahi pada terdakwa.

Sering Dimarahi Orangtua hingga Peringatan Ayah Tak Didengar, Siswi SMP Ini Jadi Korban Persetubuhan
TRIBUNPEKANBARU
ilustrasi pencabulan pada anak di bawah umur 

Saling kenal, terdakwa pun mengungkapkan perasaan sukanya kepada korban, dan diterima oleh korban.

Keduanya mulai pacaran, dan sering berkomunikasi melalui telpon.

Pada tanggal 26 November 2018, terdakwa jatuh dari motor, korban bersama temannya sempat menjengguk di rumah terdakwa di Jalan Raya Semer, Kerobokan, Badung.

Saat menjenguk, korban yang merasa menjadi pacar meminta terdakwa menikahinya.

Alasannya, korban tidak tahan hidup di rumah karena sering dimarahi ibu, dan bapaknya galak.

Permintaan korban itu dijawab terdakwa dengan janji akan menikahinya tiga tahun lagi.

Selanjutnya, pada tanggal 27 Nopember 2018, korban kembali mendatangi rumah terdakwa.

Setiba di rumah, terdakwa pun langsung mengajak korban bersetubuh.

Korban yang sudah dijanjikan akan dinikahin pun hanya bisa menurut dengan permintaan terdakwa.

Setelah itu, terdakwa semakin sering mengajak korban berhubungan badan.

Halaman
1234
Penulis: Putu Candra
Editor: Rizki Laelani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved