Sering Dimarahi Orangtua hingga Peringatan Ayah Tak Didengar, Siswi SMP Ini Jadi Korban Persetubuhan

Di persidangan terungkap kronologi kejadian. Mulai dari korban berkenalan, sering dimarahi orangtua, hingga meminta dinikahi pada terdakwa.

Sering Dimarahi Orangtua hingga Peringatan Ayah Tak Didengar, Siswi SMP Ini Jadi Korban Persetubuhan
TRIBUNPEKANBARU
ilustrasi pencabulan pada anak di bawah umur 

Bahkan terdakwa sempat mendapat peringatan dari ayah korban namun tidak dipedulikannya.

Terdakwa pun berani menjemput korban di rumah. Karena geram, akhirnya orangtua korban membawa kasus ini ke ranah hukum.

Jalannya Sidang
I Kadek Agus Suarnata Putra alias Dek Kaduk (23) kerap menunduk, sembari mencakupkan kedua tangannya saat menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (2/7). Pemuda yang masih berstatus mahasiswa di perguruan swasta di Denpasar ini vonis tujuh tahun penjara, karena dinyatakan bersalah melakukan persetubuhan dengan anak gadis dibawah umur, yang adalah pacarnya.

Terhadap vonis yang dijatuhkan majelis hakim pimpinan Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi, Suartana hanya bisa pasrah menerima.

Diterima putusan majelis hakim tersebut disampaikan tim penasihat hukumnya, Benny Hariyono dkk.

"Setelah berdiskusi dengan terdakwa dan atas putusan ini kami menerima dengan baik," ucap Benny di muka persidangan.

Senada, Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga menerima vonis tersebut.

Vonis majelis hakim lebih ringan tiga tahun dibandingkan tuntutan yang diajukan jaksa.

Sebelumnya, jaksa menuntut Suartana dengan pidana penjara selama sepuluh tahun.

Ditambah tuntutan pidana denda Rp 5 juta, subsidair tiga bulan kurungan.

Halaman
1234
Penulis: Putu Candra
Editor: Rizki Laelani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved