Tuding Pemkab Karangasem Seenaknya Pungut Retribusi, Warga Khawatir Taman Edelwis Sepi Pengunjung

Rencana Pemkab Karangasem memungut retribusi di objek wisata Taman Edelweis di Dusun Temukus, Besakih, Kecamatan Rendang mendapat penolakan dari warga

Tuding Pemkab Karangasem Seenaknya Pungut Retribusi, Warga Khawatir Taman Edelwis Sepi Pengunjung
Tribun Bali/Saiful Rohim
Suasana Taman Edelwis di Temukus, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem. Beberapa pengunjung tampak menikmati keindahan bunga edelwis. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Rencana Pemkab Karangasem memungut retribusi di objek wisata Taman Edelweis di Dusun Temukus, Besakih, Kecamatan Rendang mendapat penolakan dari warga dan pengelola.

Rencana memungut retribusi dianggap tak pantas sebab Pemkab belum membuat fasilitas di sekitar area wisata tersebut. Selama ini, semuanya dibangun dari swadaya.

"Belum ada fasilitas di sekitar Taman Edelweis tapi sudah akan memungut (retribusi, red). Alasannya peraturan daerah (perda) yang telah mengatur terkait ini. Kami juga telah diberi surat pemungutan, tapi pengelola Taman Edelweis tetap menolak," kata Kepala Dusun Temukus, Wayan Sudiana, Senin (1/7/2019).

Sudiana yang juga pengelola Taman Edelweis ini mengatakan, objek wisata edelweis merupakan usaha warga yang dibangun secara mandiri dan swadaya.

Taman yang dikunjungi wisatawan adalah milik warga dan begitu juga area lahan parkiran milik warga.

Ia menduga, usaha warga yang bermukim di sekitar lereng Gunung Agung ini bisa mati akibat kesewenangan Pemkab Karangasem.

Pengunjung yang datang ke Taman Edelweis akan sepi jika pemkab ikut memungut retribusi di luar.

Kata dia, pengunjung pastinya akan berpikir dua kali untuk datang ke Taman Edelweis.

"Pengelola semua menolak dipunguti di depan. Kabupaten (Pemkab Karangasem, red) tak pernah berpikir bagaimana susahnya kami membangun dari nol. Kalau seandainya seperti itu sama dengan membunuh perekonomian masyarakat Banjar Temukus," pungkasnya Sudiana.

Warga dan pengelola sempat meminta ke pemkab untuk memperbaiki jalan menuju objek wisata sebelum memungut retribusi.

Halaman
123
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved