DLHK Imbau Festival Budaya Pertanian Bebas Kantong Plastik, Pengunjung Taat Bakal Dapat Reward Ini

DLHK Badung akan mengerahkan tim kebersihan untuk menyosialisaikan larangan penggunaan kantong plastik dalam Festival Budaya Pertanian

DLHK Imbau Festival Budaya Pertanian Bebas Kantong Plastik, Pengunjung Taat Bakal Dapat Reward Ini
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Salah satu penampilan dari Kecamatan Petang di pembukaan Festival Budaya Pertanian ke-5 di Jembatan Tukad Bang, Pelaga, Petang, Badung, Jumat (29/7/2016). DLHK Imbau Festival Budaya Pertanian Bebas Kantong Plastik, Pengunjung Taat Bakal Dapat Reward Ini 

DLHK Imbau Festival Budaya Pertanian Bebas Kantong Plastik, Pengunjung Taat Bakal Dapat Reward Ini

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung akan mengerahkan tim kebersihan untuk menyosialisaikan larangan penggunaan kantong plastik dalam Festival Budaya Pertanian (FBP) mendatang. 

Dalam festival yang akan berlangsung pada 4-7 juli mendatang itu DLHK akan berusaha menyeterilkan acara dari kantong plastik.

Kadis LHK Badung, Putu Eka Marthawan, Selasa (2/7/2019) kemarin, mengatakan selain sosialisasi tidak menggunakan kantong plastik, juga akan membagikan tas belanja gratis kepada pengunjung FBP.

“Nanti kita harapkan masyarakat maupun pengunjung tak menggunakan kantong plastik. Setidaknya membawa tas yang lain,” ucapnya.

Ia menuturkan, masyarakat atau pengunjung hanya perlu membawa KTP dan menggunakan pakaian adat pada saat menghadiri FBP.

Baca: Benarkah Kenaikan Gaji Tak Membuat Pegawai Bahagia? Begini Penjelasan Studi

Baca: Ulama Al-Azhar Mesir Apresiasi Penyebarluasan Islam Moderat di Banyuwangi

Pengunjung yang mengisi fakta integritas siap tidak pakai kantong plastik atau tas kresek, akan diberikan reward tas belanja cantik gratis.

“Iya akan kami beri tas kalau sudah mengisi fakta integritas,” ungkapnya.

Mantan Kabag Humas Badung itu mengatakan akan melakukan reformasi total dalam hal pengelolaan sampah yang berbasis Reduce, Reuse dan Recycle (3R).

Seluruh komponen jasa perdagangan, wajib memilah sampah dari sumbernya sesuai UU 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah.

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved