Kisah Ngirman Gurung Telan 26 Bungkus Plastik Sabu yang Dibawa ke Bali, Bahaya Jika Pecah di Perut

Seorang warga negara asing (WNA) asal Nepal, Ngirman Gurung (34), nekat melakukan tindakan berbahaya untuk menyelundupkan narkotika ke Bali.

Kisah Ngirman Gurung Telan 26 Bungkus Plastik Sabu yang Dibawa ke Bali, Bahaya Jika Pecah di Perut
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Kedua tersangka WNA Nepal yang berupaya selundupkan sabu-sabu digiring petugas dengan tangan diborgol dan kaki dirantai di Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Tuban, Badung. Selasa (2/7/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, KUTA – Seorang warga negara asing (WNA) asal Nepal, Ngirman Gurung (34), nekat melakukan tindakan berbahaya untuk menyelundupkan narkotika ke Bali.

Ngirman menelan 63 bungkusan plastik bubuk putih narkotika jenis methamphetamine atau sabu-sabu.

“Pelaku Ngirman menyelundupkan sabu disembunyikan dengan metode swallow (telan). Ini sangat membahayakan pelaku jika pecah di dalam tubuh,” ujar Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Bali, NTB, dan NTT, Sutikno, saat jumpa pers di Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Selasa (2/7).

Bea Cukai Ngurah Rai bersama Sat Resnarkoba Polresta Denpasar sudah mengamankan Ngirman bersama seorang WNA Nepal lainnya, Jay Kumar Tamang (28).

Keduanya ditangkap karena berupaya menyelundupkan narkotika jenis sabu-sabu ke Bali senilai Rp 1 miliar lebih.

Penindakan terhadap tersangka Ngirman dilakukan pada 25 Mei 2019 oleh petugas Bea Cukai di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Kuta Selatan, Badung.

Sedangkan tersangka Jay Kumar diamankan pada 26 Mei 2019 setelah dilakukan pengembangan oleh tim gabungan unit 2 Sat Resnarkoba Denpasar bersama Bea Cukai Ngurah Rai.

Sutikno memaparkan, Ngirman tiba di Bandara Ngurah Rai dengan pesawat Air Asia FD 398 rute Bangkok-Denpasar sekira pukul 01.15 dini hari Wita tanggal 25 Mei 2019.

Setelah melewati pemeriksaan X-Ray, petugas Bea Cukai kemudian melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap barang bawaan milik yang bersangkutan.

Petugas lalu melanjutkan pemeriksaan badan dan rontgen di rumah sakit. Berdasarkan hasil rontgen, terdapat indikasi adanya benda mencurigakan di dalam saluran pencernaan Ngirman.

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved