Rp 29,5 M untuk Perbaikan Tebing Uluwatu, 30 Kontraktor Sudah Daftar Tender

Hingga Selasa (2/7/2019) sore, tercatat 30 rekanan/kontraktor telah mendaftar untuk melakukan perbaikan tebing Uluwatu yang retak

Rp 29,5 M untuk Perbaikan Tebing Uluwatu, 30 Kontraktor Sudah Daftar Tender
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Pura Luhur Uluwatu ketika diabadikan pada Tahun 2015 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Hingga Selasa (2/7/2019) sore, tercatat 30 rekanan/kontraktor telah mendaftar untuk melakukan perbaikan tebing Uluwatu yang retak.

Bahkan untuk proses penguatan tebing Pura Luhur Uluwatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, perlu menunggu pemenang tender yang dilakukan secara terbuka di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Badung.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berharap pemenang tender tidak mengerjakan secara asal-asalan.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kabupaten Badung, AA Gede Agung Dalem, membenarkan bahwa ada 30 kontraktor yang ingin melakukan perbaikan tersebut.

Hanya saja pihaknya belum tahu siapa yang akan menjadi pemenangnya.

“Iya, sudah ada 30 peserta tender. Siapa yang akan dapat tender belum tahu,” ujar saat dikonfirmasi Selasa (2/7/2019).

Walau begitu, Gung Dalem berharap peserta tender dapat memenuhi persyaratan sebagaimana ditetapkan sebab pengerjaan penguatan tebing Pura Luhur Uluwatu berbeda dari proyek fisik lainnya, mengingat perlu keahlian khusus dalam pengerjaan perbaikan keretakan tebing. 

“Ini anggarannya kan diglontorkan Rp 29,5 milliar. Jadi kami berharap rekanan bisa mengerjakan dengan baik dan bisa selesai tahun ini,” ucapnya.

Birokrat asal Klungkung itu menyatakan, dari hasil kajian bahan yang dimungkinkan untuk digunakan adalah net kabel, angkur, kabel sling. 

“Nanti pun kemungkinan akan ada beberapa pengeboran untuk pemasangan angkur, pengikat baja, dan grouting celah batuan dengan semen perekat,” jelasnya.

Pihaknya pun berharap dengan adanya pemenang tender, pengerjaan proyek tersebut berjalan dengan lancar. Bahkan pengerjaannya sesuai dengan harapan.

“Iya semoga tender berjalan lancar. Kalau gagal lelang ya bisa tak jadi karena pertimbangan waktu pengerjaan,” ungkapnya.

Seperti diketahui, sampai saat ini penataan dan perbaikan keretakan tebing di Pura Luhur Uluwatu belum bisa dilakukan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung telah melakukan proses analisis manajemen konstruksi penguatan dinding tebing dengan  melibatkan Konsultan Konstruksi PT Inakko Internasional Konsulindo. (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved