Surat Domisili Dicek Ulang, Kadisdik Sebut Lanjutkan Proses PPDB Sesuai Permendikbud

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali menanggapi keluhan dari orangtua siswa terkait sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA

Surat Domisili Dicek Ulang, Kadisdik Sebut Lanjutkan Proses PPDB Sesuai Permendikbud
Tribun Bali/Wema Satyadinata
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Ketut Ngurah Boy Jayawibawa. Surat Domisili Dicek Ulang, Kadisdik Sebut Lanjutkan Proses PPDB Sesuai Permendikbud 

Maka dari itu, ia berharap pelaksanaan pendaftaran PPDB tetap harus berjalan sesuai Permendikbud Nomor 51 tahun 2018.

Tidak bisa semua tuntutan masyarakat diakomodasi, karena itu berakibat dan berdampak pada pendaftar yang lainnya.

“Kita tetap konsisten pada Permendikbud Nomor 51 tahun 2018. Kita mengadopsi semuanya itu, tapi ada penyesuaian-penyesuaian. Jangan hanya karena persoalan kartu domisili semuanya jadi berubah. Saya tidak mau seperti itu,” tuturnya.

Dikatakannya, jalur zonasi pembagian zonanya sudah berdasarkan kecamatan, sehingga tidak ada istilah tempat tinggal pendaftar yang tidak kena zona atau masuk area blank spot.

Kecamatan-kecamatan yang ada di Bali sudah dizonasikan seluruhnya, hanya persoalannya memang rumah siswa yang jauh dari sekolah sehingga tidak bisa lulus seleksi.

Baca: Kebaya Pertiwi Special Flight Bentuk Komitmen Garuda Indonesia Promosikan Budaya Indonesia

Baca: Tahun Ajaran Baru Waktunya Berburu Pelaratan Sekolah, Gramedia Beri Diskon hingga 80 Persen

Dengan PPDB ini, lanjut dia, nantinya akan dapat terpetakan berapa lulusan SMP, tinggalnya dimana saja supaya bisa segera dibangun sekolah baru atau pemberdayaan sekolah swasta terdekat.

Apakah ada diskresi atas desakan masyarakat?

Boy menjawab akan melihat perkembangannya lebih dulu, namun saat ini masih tetap sesuai dengan Permendikbud melalui 3 jalur tersebut.

“Tidak ada perubahan. Tetap itu konsisten sampai tanggal 5. Setelah tanggal 5 baru dilihat pemetaannya,” ujar birokrat asal Buleleng ini.

Alasannya supaya sistem PPDB tidak terganggu. Yang mengikuti PPDB jumlahnya mencapai puluhan ribu siswa, dan jangan sampai karena beberapa orang saja kemudian prosesnya diubah.

Halaman
123
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved