Jika Dilarang Kenakan Sarung Saat Jadi Wapres RI, Ma'ruf Amin : Pakai Celana Juga Bisa

Kini pasca dinyatakan terpilih menjadi Wakil Presiden, Maruf pun menyatakan, siap jika harus menanggalkan sarung

Jika Dilarang Kenakan Sarung Saat Jadi Wapres RI, Ma'ruf Amin : Pakai Celana Juga Bisa
Rina Ayu/Tribunnews.com
Wakil presiden terpilih Maruf Amin datang memenuhi undangan Wapres Jusuf Kalla untuk berkunjung ke kantor Wapres RI, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (4/7/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA -- Sarung telah melekat di kehidupan Ketua MUI Maruf Amin sejak dirinya dikenal publik menjadi ulama dan didapuk mendampingi Jokowi di pilpres 2019 lalu.

Kini pasca dinyatakan terpilih menjadi Wakil Presiden, Maruf pun menyatakan, siap jika harus menanggalkan sarung dan menggantinya dengan pakaian formal berupa celana panjang.

Hal itu disampaikannya, saat memenuhi undangan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di kantor Wapres RI, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (4/7/2019).

"Karena saya sudah pake sarung ya nyaman, jika harus pake celana juga bisa, siap. Jadi pakai apa saja siap," ucap dia.

Bagi Maruf Amin, hingga kini belum ada aturan yang melarang dirinya mengenakan sarung, sehingga ia masih nyaman mengenakan sarung sekalipun menghadiri kegiatan resmi.

"Lihat nanti saja, sampai hari ini saya masih pakai sarung, sebelum dilarang pake sarung," kata Maruf Amin.

Maruf Amin berserta rombongan datang sekitar pukul 09.50 WIB.

Ia mengenakam busana sarung bermotif hitam dan coklat yang dipadukan dengan jas berwarna abu.

Tak lupa dikepala Ketua MUI itu dilengkapi penutup kepala berwarna hitam atau songkok serta syal putih menggantung di lehernya. (*) 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Maruf Amin Siap Ganti Celana Jika Dilarang Kenakan Sarung Saat Jadi Wapres RI

Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved