Wawancara Khusus

Kita Sedang Berbenah untuk Pariwisata Berkelanjutan

Penerapan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2018 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga menjadi sorotan warga dalam berapa hari terakhir

Kita Sedang Berbenah untuk Pariwisata Berkelanjutan
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kelompok penggiat pariwisata Nusa Penida menyambangi rumah pribadi Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta di Banjar Siku, Desa Kamasan, Klungkung, Rabu (3/7/2019). 

Intinya saya ingin pungutan ke Nusa Penida hanya 1 pintu dan nantinya PAD melalui retribusi itu akan kembali ke desa dalam bentuk BKK (bantuan keuangan khusus).

Beberapa hari terakhir, penarikan retribusi kepada WNA asing menuai pro dan kontra. Bahkan viral di media sosial, hingga menjadi perdebatan di medsos. Bagaimana tanggapan bapak?

Niat kita semua sebenarnya baik, yakni semua untuk kemajuan Nusa Penida.

Sementara, saat ini Nusa Penida membutuhkan anggaran untuk membangun infrastruktur, air dan sebagainya. Penarikan retribusi ini, nantinya untuk menunjang itu semua.

Masyarakat jangan lihat kekurangannya saja. Hal-hal yang jelek diposting, dan hal ini tentu saja menjual kejelekan kita sendiri.

Lihat beberapa hari ini, tidak ada postingan keindahan Nusa Penida yang seharusnya kita tonjolkan.

Saya meminta masyarakat, ayolah bersama-sama bekerjasama demi Klungkung ke depannya.

Bagaimana harapan bapak ke depannya dari penerapan perda tersebut?

Di balik segala kekurangan Pemda menjalankan kebijakan ini, tapi maksud pemerintah baik.

Pemkab ingin pariwisata di Nusa Penida yang berkelanjutan.

Dari asumsi sementara, kami perkirakan masuk Rp 36 juta per tahun dan bisa dimaksimalkan untuk pembangunan infrastruktur, dan lain-lain.

Kami ada niat baik untuk menata Nusa Penida agar berkelanjutan, dan bisa dinikmati anak dan cucu kita nantinya. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved