Nasib Pengemudi Dokar di Pantai Kuta Kini, Kadang Tak Ada Penumpang Hingga Diusir Kala Macet

Setiap hari sejak pukul 11.00 WITA Eri telah berada di Pantai Kuta dan baru pulang pukul 22.00 WITA.

Nasib Pengemudi Dokar di Pantai Kuta Kini, Kadang Tak Ada Penumpang Hingga Diusir Kala Macet
Tribun Bali / Meika Pestaria Tumanggor
Beberapa Dokar sedang parkir di Pantai Kuta, Badung, Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pantai Kuta adalah salah satu pantai yang terkenal di Bali.

Pantai ini selalu dipadati wisatawan domestik maupun mancanegara setiap harinya.

Pantai Kuta menawarkan pemandangan laut yang indah untuk dinikmati, dan ombak yang tinggi untuk bermain surfing.

Selain itu tersedia pula beragam jasa layanan seperti pijat, sewa papan surfing, Henna, kepang, dan lain-lain.

Satu layanan lagi yang tak kalah menarik di pantai Kuta adalah jasa transportasi dokar atau kereta kuda.

Saat berada di Pantai Kuta, terlihat beberapa dokar terparkir di seberang jalan depan Hard Rock, Kuta, Bali.

Ada pula yang parkir di badan jalan di sepanjang Pantai Kuta.

Eri, salah seorang pengemudi Dokar tampak menunggu wisatawan yang ingin berjalan-jalan menaiki dokarnya.

Untuk sekali perjalanan dengan rute Jalan Poppies 2, Legian dan Jalan Pantai Kuta ia menawarkan harga Rp 50 ribu hingga 100 ribu tergantung jumlah penumpang yang dimuat.

Namun tiga bulan terakhir, Eri mengatakan jasa transportasi dokarnya sepi peminat.

Halaman
123
Penulis: Meika Pestaria Tumanggor
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved