Pariwisata Desa Sade Lombok Kembali Menggeliat

Mulai dari tarian kendang hingga tarian perang berhasil memancing tepuk tangan pengunjung

Pariwisata Desa Sade Lombok Kembali Menggeliat
Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Anggita seorang pengunjung lokal, berpose di Rumah Sade, khas suku Sasak asli Lombok. Pariwisata Desa Sade Lombok Kembali Menggeliat 

Pariwisata Desa Sade Lombok Kembali Menggeliat

TRIBUN-BALI.COM, LOMBOK - Suara pukulan kendang menggema di pintu masuk Desa Sade, Rembitan, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Memasuki pukul 16.00 Wita, wisatawan mancanegara (wisman) maupun lokal masih berdatangan melihat-lihat desa wisata tersebut.

Rombongan demi rombongan turun, dan menyaksikan tarian pembukaan yang disajikan warga.

Mulai dari tarian kendang hingga tarian perang berhasil memancing tepuk tangan pengunjung.

Berbeda dengan beberapa bulan lalu, Desa Sade sempat sepi setelah Lombok diguncang gempa bumi bertubi-tubi.

Baca: Singkirkan Juara Bertahan Cile 3-0, Peru Tantang Brasil di Final Copa America

Baca: Pelaku Pembunuhan Bocah SD yang Ditemukan Tewas di Bak Mandi Mengaku Selalu Dihantui

Warga sekitar sangat senang, karena wisatawan juga menghampiri warung kecilnya.

Ada yang menjual aneka aksesori khas Lombok, ada kain tenun, hingga kopi bubuk khas dengan campuran beras.

Kepala OJK Nusa Tenggara Barat, Farid Faletehan mengatakan, Lombok mulai bangkit.

“Setelah NTB gempa, kondisi cukup memprihatinkan adalah Lombok Utara, Barat, dan Timur,” katanya di Lombok baru-baru ini.

Halaman
12
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved