Sponsored Content

Sempat Hilang Beberapa Hari, Akhirnya Gadis Cantik ini Kembali Menebar Senyum

Satu-satunya hal yang melegakan adalah Gio mendapatkan perawatan sangat baik oleh tenaga medis di salah satu rumah sakit pemerintah di gianyar

Sempat Hilang Beberapa Hari, Akhirnya Gadis Cantik ini Kembali Menebar Senyum
istimewa
Pande Made Giopany 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Gio (23), sapaan akrab wanita mungil cantik yang bernama lengkap Pande Made Giopany ini dikenal merupakan sosok wanita yang sangat murah senyum.

Keramahannya merupakan satu ciri khas yang menjadikan dirinya mudah dikenali orang-orang di seputaran Br. Melinggih Payangan, Gianyar tempatnya tinggal.

Akan menjadi bukan seperti dirinya apabila ia tidak menebar senyum kepada lingkungan sekitarnya.

Hal tersebut pernah terjadi saat dirinya mengalami sakit demam dengan panas tinggi bulan Maret lalu.

Diawali Berobat ke puskesmas dirinya pun dirujuk ke rumah sakit untuk melakukan cek lab sebab panasnya yang naik turun membuat dokter yang merawatnya curiga ia menderita Demam Berdarah Dengue (DBD).

Ternyata benar saja kecurigaan dokter setelah mendapati hasil cek lab Gio menunjukan positif DBD.

Tentu saja gejala panas tinggi membuat Gio tampak lemas tidak bertenaga, dan yang pasti Gio benar-benar kehilangan senyum, keluarganya pun nampak sedih dan berharap agar Gio segera  segera sembuh dan  dapat kembali menjadi penyejuk keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Satu-satunya hal yang melegakan adalah Gio mendapatkan perawatan sangat baik oleh tenaga medis di salah satu rumah sakit pemerintah di Kabupaten Gianyar.

“Di balik kesedihan keluarga, saya meyakinkan mereka bahwa keadaan saya semakin membaik saat itu karena memang perawatan yang saya dapatkan sangat baik, dan hal penting yang menurut saya perlu diketahui orang banyak adalah saya berobat menggunakan JKN-KIS,” ungkap Gio sambil menunjukan senyumnya.

Selain pelayanan yang sangat baik, dirinya juga memastikan bahwa tidak ada biaya sepeserpun yang Ia keluarkan atas pelayanan luar biasa tersebut.

Hal tersebut semakin menegaskan bahwa jika ada yang berfikir JKN-KIS itu kurang baik maka perlu belajar dari Gio selalu mengikuti prosedur yang berlaku.

“Kuncinya sederhana sekali, saya hanya mengikuti prosedur yang berlaku serta mempercayakan sepenuhnya perawatan saya kepada pihak medis rumah sakit, alhasil saya segera sembuh dan dapat kembali bekerja, serta tentunya kembali menebar senyum kebaikan kepada setiap orang,” tambahnya lagi.

Gio yang sejak lama memang telah menjadi peserta JKN-KIS diawali saat menjadi tanggungan orang tuanya, kini beralih menjadi tanggungan kantor karena ia telah bekerja.

Ditanya seberapa sering menggunakan JKN-KIS. Dirinya menjawab baru sekali, namun keluarganya sudah sering. 

“Tidak ada yang berharap menggunakan JKN-KIS, karena artinya kita harus sakit dulu, tapi tetap dapat merasa manfaatnya, lantas apa? Tentunya iuran yang tidak kita pakai akan dapat membantu saudara kita yang lain, luar biasa pahalanya, terima kasih JKN-KIS,” tutup Gio.(*)

Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved