Belum Berani Tindak Tegas Wajib Pajak Bandel, BKPAD Bangli Kekurangan Juru Sita dan Juru Tagih

Sekretaris BKPAD Bangli mengungkapkan, belum berani menerapkan langkah tegas, karena Untuk menunjang penegakan perda dibutuhkan juru sita & tagih

Belum Berani Tindak Tegas Wajib Pajak Bandel, BKPAD Bangli Kekurangan Juru Sita dan Juru Tagih
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Sekretaris Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Bangli, Anak Agung Trisnawijaya. Belum Berani Tindak Tegas Wajib Pajak Bandel, BKPAD Bangli Kekurangan Juru Sita dan Juru Tagih 

Belum Berani Tindak Tegas Wajib Pajak Bandel, BKPAD Bangli Kekurangan Juru Sita dan Juru Tagih

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Peraturan Daerah (Perda) tentang penagihan pajak dengan surat paksa yang ditetapkan pada 2016 lalu hingga kini belum bisa berjalan optimal.

Kurangnya sumber daya manusia disebut-sebut menjadi kendala.

Sekretaris Badan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Bangli, Anak Agung Trisnawijaya mengungkapkan, pihaknya belum berani menerapkan langkah tegas.

Untuk menunjang penegakan perda tersebut dibutuhkan juru sita dan juru tagih.

“Juru sita ini paling tidak kami butuh 20 orang. Karena akan ditempatkan di masing-masing kecamatan empat orang. Sedangkan empat sisanya untuk penegakan di kantor. Sementara juru tagih lebih banyak. Minimal kami butuh 40 orang,” sebutnya.

Gung Trisna menjelaskan, tugas juru sita ini untuk memberikan penjelasan dan pemahaman tentang manfaat pajak.

Baca: Raffi Ahmad Ungkap Lagi Perasaannya Pada Yuni Shara: Dulu Kita Saling Sayang Kenapa Sekarang Musuhan

Baca: Ungkap Saat Terakhir Bersama Thoriq yang Hilang di Gunung Piramida, Rekan Sempat Beri Peringatan Ini

Selain itu menegakkan aturan berkaitan dengan perda pajak hotel dan restoran ketika ada wajib pajak (WP) yang membandel.

“Juru sita juga yang nantinya memberikan sanksi ketika ada wajib pajak terlambat membayar pajak. Sedangkan peran juru tagih mereka ini istilahnya petugas pungut pajaknya,” jelas dia.

Juru sita maupun juru tagih merupakan pegawai yang terlebih dahulu melalui diklat.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved