Dispar Uji Kualitas Paving Eks Pelabuhan Buleleng, Hindari Pemasangan Paving Abal-abal oleh Rekanan

Pengambilan sampel dengan melibatkan instansi Poltikenik Negeri Bali ini dilakukan untuk mengetahui kualitas paving yang dipasang oleh pihak rekanan

Dispar Uji Kualitas Paving Eks Pelabuhan Buleleng, Hindari Pemasangan Paving Abal-abal oleh Rekanan
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Nyoman Sutrisna mengecek kualitas paving secara manual di areal Eks Pelabuhan Buleleng, Selasa (2/7/2019). Dispar Uji Kualitas Paving Eks Pelabuhan Buleleng, Hindari Pemasangan Paving Abal-abal oleh Rekanan 

Dispar Uji Kualitas Paving Eks Pelabuhan Buleleng, Hindari Pemasangan Paving Abal-abal oleh Rekanan

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Berita terkini Buleleng, Bali, Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Nyoman Sutrisna mengambil beberapa sampel paving yang dipasang di wilayah parkir timur Eks Pelabuhan Buleleng.

Pengambilan sampel dengan melibatkan instansi Poltikenik Negeri Bali ini dilakukan untuk mengetahui kualitas paving yang dipasang oleh pihak rekanan. 

Dikonfirmasi Kamis (4/7/2019), Sutrisna menyebutkan, proyek pavingisasi di wilayah parkir timur areal eks Pelabuhan Buleleng ini dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Pariwisata RI senilai Rp 491 juta lebih.

Pengerjaannya dilakukan oleh PT Catur Laksana Utama, selama 90 hari kerja terhitung 29 Mei hingga 26 Agustus 2019 mendatang. 

Proses pengujian paving, sebut Sutrisna, dilakukan secara bertahap. Tahap pertama dilakukan pada 20 Juni 2019 lalu.

Baca: Sambil Menangis Evelin Nada Anjani Ungkap Kekecewaannya Karena Ditinggal Lagi Oleh Aming

Baca: Alit: Nanti Akan Terbuka Semua, Hakim Tolak Eksepsi Alit Wiraputra

Hasilnya, kualitas paving dengan luas permukaan 6.400 mm2 dan volume 512 cm3 ini rata-rata memiliki kuat tekan benda uji mencapai 415 kg/cm2, melebihi dari angka standar yakni 400 kg/cm2.

Tahap kedua dilakukan pada Selasa (2/7/2019), dengan melibatkan instansi Poltikenik Negeri Bali

"Periode kedua ini datang lagi pavingnya, sehingga saya kirim sampelnya ke Jakarta agar dicek di Lab. Jadi kami tidak main-main dengan kualitas,” ujar  Sutrisna. 

Imbuh Sutrisna, langkah pengujian ini dilakukan untuk mengantisipasi kualitas paving yang abal-abal.

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved