Kejurprov Renang NPCI Bali Diikuti Puluhan Atlet Difabel, Ajang Penjaringan Atlet & Seleksi Peparnas

National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi Bali menggelar Kejurprov cabang olahraga renang untuk para atlet difabel

Kejurprov Renang NPCI Bali Diikuti Puluhan Atlet Difabel, Ajang Penjaringan Atlet & Seleksi Peparnas
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Pertandingan Kejurprov Renang di Kolam Renang Dharma Pala, Badung, Bali, Kamis (4/7/2019). Kejurprov Renang NPCI Bali Diikuti Puluhan Atlet Difabel, Ajang Penjaringan Atlet & Seleksi Peparnas 

Kejurprov Renang NPCI Bali Diikuti Puluhan Atlet Difabel, Ajang Penjaringan Atlet & Seleksi Peparnas

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berita terkini Denpasar, Bali, National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi Bali menggelar Kejurprov cabang olahraga renang untuk para atlet difabel renang yang berada di Bali.

Kejuaraan tersebut berlangsung sejak tanggal 4-5 Juli 2019 di Kolam Renang Dharma Pala, Badung, Bali.

Pembukaan acara Kejurprov Renang ini dilakukan oleh Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Prestasi Olahraga di Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bali, Tresna Budi, di Kolam Renang Dharma Pala, Badung, Bali, Kamis (4/7/2019).

Kejuaraan tersebut diikuti 18 peserta serta 9 ofisial yang berasal dari 9 kabupaten/kota yang ada di Bali. 

Para atlet renang difabel yang mengikuti kejuaraan ini merupakan atlet tunarungu wicara, tunadaksa serta tunanetra.

Baca: Bali Punya Potensi Kembangkan Ekowisata

Baca: Warga Perbaiki Jalan Secara Swadaya, Iuran Rp 3,2 Juta Per KK

Berbeda dari kejuaraan renang pada umumnya, pada Kejurprov ini hanya memperlombakan gaya bebas, gaya dada serta gaya punggung dengan nomor jarak renang 50 meter sampai 100 meter.

Ketua NPCI Bali, I Gede Nyoman Sumitha menuturkan, Kejurprov Renang ini bertujuan menjaring atlet renang difabel potensial.

Selain itu kejuaraan ini juga sebagai ajang persiapan menghadapi Pekan Paralimpik Indonesia (Peparnas) 2020 di Papua nanti.

“Kejuaraan ini kami laksanakan mengingat potensi atlet difabel yang menyebar di kabupaten/kota perlu digali, dan kejuaraaan ini juga merupakan ajang seleksi persiapan menuju Peparnas 2020 di Papua,” ucapnya di Kolam Renang Dharma Pala, Badung, Bali, Kamis (4/7/2019).

Baca: ASN Boleh Ikut Asal Undurkan Diri, Jelang Pemilihan Perbekel di 50 Desa di Bangli

Baca: Pemprov Papua Barat Belajar Pariwisata ke Bali, Dapat Bimtek dari Pusat Unggulan Pariwisata Unud

Disisi lain, Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga di Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bali, Tresna Budi mengatakan sangat mendukung Kejurprov Renang ini.

“Tentunya kami Pemerintah Provinsi Bali yang membidangi Kepemudaan dan Olahraga sangat mendukung kegiatan ini, tujuan dari kejurprov ini adalah menjaring bibit-bibit atlet difabel. Semoga pelaksanaan kejuprov yang pertama ini bisa berjalan dengan baik, lancar, dan tentunya bisa mencari bibit-bibit (atlet) yang berprestasi ,” ucapnya.

Ia juga berharap Kejurprov ini dapat diadakan pada tahun-tahun selanjutnya.

“Harapan saya sih, kegiatan seperti ini dapat berlanjut. Kalau kita menjaring atlet-atlet tentunya event-event seperti ini harus berkelanjutan dan berkesinambungan, tidak hanya untuk tahun ini saja, bahkan tahun-tahun berikutnya agar bisa diselenggarakan oleh NPCI Bali,“ katanya.(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved