Pria Ini Dihukum Mati karena Sembunyikan Jasad Istri di Freezer Selama Tiga Bulan Lebih

Seorang pria di China dihukum mati setelah terbukti membunuh dan menyembunyikan mayat istrinya di freezer rumah selama 106 hari.

Pria Ini Dihukum Mati karena Sembunyikan Jasad Istri di Freezer Selama Tiga Bulan Lebih
Tribun Bali/Prima
Ilustrasi mayat 

Pria Ini Dihukum Mati karena Sembunyikan Jasad Istri di Freezer Selama Tiga Bulan Lebih

TRIBUN-BALI.COM, SHANGHAI- Seorang pria di China dihukum mati setelah terbukti membunuh dan menyembunyikan mayat istrinya di freezer rumah selama 106 hari.

Selain membunuh istrinya, pria bernama Zhu Xiaodong itu juga menggunakan kartu kredit si istri dan menghabiskan 150.000 yuan, sekitar Rp 307,9 juta, bersama perempuan lain.

Diwartakan China Daily via Asia One Jumat (5/7/2019), Zhu mengajukan banding atas hukuman mati yang diterima dari Pengadilan Rakyat Shanghai Agustus nanti.

Dia terbukti mencekik istrinya, Yang Liping, dalam sebuah pertengkaran pada 17 Oktober 2016 di Hongkou 10 bulan setelah mereka menikah, demikian laporan pengadilan.

Setelah membunuh Yang, Zhu yang merupakan pegawai sebuah toko pakaian menyembunyikan jenazah istrinya di freezer depan rumah selama 106 hari.

Selama 106 hari itu, pria 30 tahun tersebut menyamar sebagai istrinya di media sosial, dan membalas setiap pesan baik dari keluarga maupun teman-temannya.

Baca: Kisah Suami di Tuban Jual Istrinya Rp 1,5 Juta, Jawaban Istri Tak Menolak karena Tak Ada Paksaan

Baca: Anggota Dewan Harus Kembalikan Uang Kunker, Ini Alasan Mereka Pulang Lebih Awal

Zhu akhirnya menyerahkan diri dengan ditemani orangtuanya ke polisi setelah menyadari dia tak bisa lagi menyembunyikan kebenaran terkait pembunuhan si istri.

Sebabnya pada Febuari itu, Zhu dan Yang diminta untuk menghadiri makan malam untuk merayakan ulang tahun ayahnya mengingat Yang adalah anak tunggal.

Zhu membeli freezer yang digunakan menyembunyikan mayat istrinya dibeli secara daring pada 22 September 2016.

Dia mengklaim untuk menyimpan makanan ular peliharaannya. Setelah kematian Yang, Zhu bepergian ke Provinsi Hainan, Nanjing, hingga ke Korea Selatan (Korsel) dan berusaha untuk "melupakan pembunuhan yang dilakukan".

Dia menggunakan kartu kredit istrinya untuk membeli barang mewah dan berfoya-foya.

Dia juga menggunakan KTP Yang untuk menginap di hotel bersama perempuan lain.

Keluarga Yang menyatakan, Zhu memang sudah merencanakan untuk membunuh perempuan yang berusia sama dengan suaminya tersebut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Sembunyikan Mayat Istri di "Freezer" Selama 106 Hari, Pria Ini Dihukum Mati

Editor: DionDBPutra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved