Bayi Kembar Siam Dari Buleleng Sudah Tiba di RSUP Sanglah, Seperti Ini Kondisinya Menurut Dokter

Secara kasat mata, bayi ini menempel pada dinding dada dan perut. Namun belum diketahui untuk organ dalamnya.

Bayi Kembar Siam Dari Buleleng Sudah Tiba di RSUP Sanglah, Seperti Ini Kondisinya Menurut Dokter
istimewa
Bayi kembar dempet yang sedang dirawat intensif di ruang cempaka 1 RSUP Sanglah, Denpasar, Bali 

"Kemudian untuk memantau lebih dari stabilitas pasien itu, kita rawat di ruang intensif khusus bayi-bayi baru lahir. Jadi sekarang bayi dalam perawatan intensif untuk meneruskan pasal stabilisasi yang sudah kami lakukan," ungkapnya.

Proses selanjutnya yaitu dengan fase diagnostik untuk mencari tahu organ-organ apa yang masih perlu ditelusuri lebih lanjut sampai ke bagian dalam, dan ini yang belum dilakukan oleh dokter.

"Nah sekarang untuk selanjutnya diagnostik apa yang akan kita kerjakan ini yang menjadi proses freediagnostik, apakah bayinya akan mendapat tindakan apa, ini dilakukan setelah diagnostik," jelasnya.

Dokter juga sudah melakukan pemeriksaan lab awal.

"Kami lakukan pemeriksaan lab awal untuk mentukan apakah akan ada penambahan-penambahan support terhadap bayi tersebut, kemudian apakah ada infeksi apa tidak itu sudah kami lakukan," papar dr. Made Artana.

Untuk saat ini, bayi sedang dalam kondisi stabil. 

"Bayinya stabil dan ususnya ada dua. Untuk pemeriksaan lanjut akan dilihat jumlah jantungnya. Bayinya juga memiliki saluran cerna yang berfungsi karena sudah bisa mengeluarkan kotoran," ungkap dr I Made Darmajaya.

Sedangkan untuk proses pemisahan diprediksi membutuhkan waktu yang sangat lama, bahkan dr Made Darmajaya mengatakan bayi akan diopname selama enam bulan.

Tindakan awal yang dibutuhkan sebelum proses pemisahan yakni dengan menentukan apakah status bayi itu survival atau tidak.

"Selanjutnya bayi ini akan ditentukan statusnya, apakah termasuk yang survival atau tidak, artinya yang bisa hidup atau tidak. Karena ini baru hari ke dua. Nah untuk menentukan survival itulah kami perlu pemeriksaan pemeriksaan lanjutan," cetusnya.

Halaman
123
Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved