Lab Komputer Diubah Jadi Ruang Kelas, SMAN 8 Denpasar Tambah Satu Rombel pada PPDB Optimalisasi

Dikeluarkannya SE Gubernur Bali tentang PPDB SMA dan SMK negeri jalur NEM menyebabkan beberapa SMA negeri di Bali menambah kuota peserta didiknya

Lab Komputer Diubah Jadi Ruang Kelas, SMAN 8 Denpasar Tambah Satu Rombel pada PPDB Optimalisasi
Tribun Bali/Wema Satyadinata
Daftar PPDB - Suasana pendaftaran PPDB Jalur NEM pada hari pertama di SMAN 8 Denpasar, Sabtu (6/7/2019). Lab Komputer Diubah Jadi Ruang Kelas, SMAN 8 Denpasar Tambah Satu Rombel pada PPDB Optimalisasi 

Lab Komputer Diubah Jadi Ruang Kelas, SMAN 8 Denpasar Tambah Satu Rombel pada PPDB Optimalisasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dikeluarkannya Surat Edaran (SE) Gubernur Bali tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMK negeri jalur NEM menyebabkan beberapa SMA negeri di Bali menambah kuota peserta didiknya. Seperti di SMAN 8 Denpasar akibat ada SE tersebut sekolah menambah satu rombel atau 36 siswa.

Ketua Panitia PPDB SMAN 8 Denpasar, Ida Bagus Paramarta menyampaikan pada PPDB tahap I, pihaknya menerima 9 kelas atau 324 siswa. Selanjutnya pada PPDB tahap II ditambah satu kelas sehingga menjadi 10 kelas.

Pihak sekolah juga sudah menyiapkan ruang kelas baru untuk penambahan satu rombel tersebut.

Paramarta menyebut ruangan itu sebelumnya dipakai sebagai laboratorium komputer yang kemudian akan diubah menjadi ruang kelas.

Ia memastikan penggunaan lab menjadi ruang kelas tersebut tidak akan mengganggu proses belajar mengajar di sekolah.

Baca: Teco Tegaskan Tak Boleh Kalah, Jika Ingin Terus Bertengger di Papan Atas Liga

Baca: Proses Pemisahan Bayi Kembar Siam dari Buleleng Butuh Waktu Lama, Begini Kata Dokter RSUP Sanglah

“Untuk Lab TI kan ada dua, nantinya satu saja yang dijadikan lab dan satunya lagi sebagai ruang kelas. Kalau mengganggu sepertinya ndak,” kata Paramarta saat ditemui di SMAN 8 Denpasar, Sabtu (6/7/2019).

Pada PPDB tahap pertama siswa yang mendaftar melalui tiga jalur, yakni zonasi, prestasi dan perpindahan orang tua berjumlah 776 orang, namun kuota yang diterima 324 kursi. Berarti sisanya 452 peserta didik belum tertampung.

Lebih lanjut Paramarta menjelaskan, SE Gubernur Bali ditujukan kepada Kepala sekolah SMA/SMK negeri se Bali untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan agar anaknya bisa masuk di sekolah negeri.

“Kebijakan Gubernur itu dikeluarkan agar anak-anak bisa tertampung di sekolah negeri lebih banyak,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved