Siswa Tak Tertampung Jalur Zonasi Bisa Daftar Pakai NEM ke SMA/SMK Negeri yang Kekurangan Siswa

Masih banyak ketimpangan antara jumlah lulusan dengan ketersediaan rombel (rombongan belajar) pada SMA tujuan

Siswa Tak Tertampung Jalur Zonasi Bisa Daftar Pakai NEM ke SMA/SMK Negeri yang Kekurangan Siswa
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
(Ilustrasi. Foto tidak terkait berita) PENGUMUMAN - Suasana pengumuman PPDB di SMKN 1 Bangli, Jumat (5/7/2019). Untuk PPDB SMP, Bupati Bangli instruksikan penambahan rombel di SMPN 1 Bangli agar siswa tertampung. Siswa Tak Tertampung Jalur Zonasi Bisa Daftar Pakai NEM ke SMA/SMK Negeri yang Kekurangan Siswa 

Siswa Tak Tertampung Jalur Zonasi Bisa Daftar Pakai NEM ke SMA/SMK Negeri yang Kekurangan Siswa

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Berita Jembrana, Bali hari ini, seputar PPDB SMA/SMK 2019, pengumuman pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi tingkat SMA/SMK Negeri, digelar Jumat (5/7/2019) kemarin.

Ternyata, masih banyak ketimpangan antara jumlah lulusan dengan ketersediaan rombel (rombongan belajar) pada SMA tujuan.

Apalagi, terbatasnya radius zonasi menggunakan google map menyebabkan ratusan lulusan SMP di Jembrana, tidak diterima di SMA maupun SMK negeri tempatnya mendaftar.

Akibat hal tersebut, beberapa sekolah justru kekurangan siswa. Sehingga dibuka PPDB optimalisasi pada Sabtu-Minggu (6-7/7/2019).

Kepala SMAN 1 Negara, I Putu Prapta Arya menyebut, sekolah yang dipimpinnya itu memiliki jumlah pendaftar terbanyak di Jembrana.

Sebanyak 470 peserta didik baru mendaftar, diantaranya dari jalur prestasi 31, perpindahan orangtua 7, siswa tidak mampu 20 dan zonasi 412 siswa.

Sedangkan, untuk rombel, SMA Negeri 1 Negara memiliki delapan kuota rombel. Namun, yang diterima hanya 288 siswa.

Baca: Waspadai Kebangkitan Barito Putera! Teco Sebut Laga Ini Tak Mudah

Baca: Teco Realistis Patok Target Per Laga, Jaga Bali United Tetap di Papan Atas Klasemen

Itu terdiri dari 14 prestasi, 7 perpindahan orangtua, 20 siswa tidak mampu dan 247 zonasi. Sehingga, ada sekitar 183 siswa yang mengikuti jalur PPDB ini tidak diterima.

"Ya memang tinggi minat ke SMA 1," ucapnya, kemarin.

Halaman
123
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved