Kisah Sukses Ni Ketut Suwarni, Jalani Usaha Tas dari Benang Rajut

Umumnya seseorang memakai tas yang bahannya terbuat dari kain atau kulit.Namun di mata Ni Ketut Suwarni, tas juga bisa dari benang rajutan.

Kisah Sukses Ni Ketut Suwarni, Jalani Usaha Tas dari Benang Rajut
Tribun Bali/Sui Suadnyana
Ni Ketut Suwarni, Merajut Usaha dari Benang Rajut 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Umumnya seseorang memakai tas yang bahannya terbuat dari kain atau kulit.

Namun di mata Ni Ketut Suwarni, tas juga bisa dari benang rajutan.

Usaha ini pula yang digeluti Suwarni sejak tahun 2001 lalu.

Tak hanya tas rajut, tetapi juga topi, dompet, syal, baju dan sarung tangan.

Semuanya bermula pada tahun 2001 lalu ketika Suwarni tertarik pada sebuah sampel topi rajut di Bedugul.

Karena tertarik ia pun langsung membeli sampel tersebut.

Gayung bersambut, setelah mendapatkan sampel topi rajut ia ditawari oleh seorang temannya membawa sampel itu ke seorang tamu (wisatawan) dan langsung diterima.

"Nah setelah masukkan sampel ke sana tamunya nerima, bagus katanya. Jadi setelah diterima jadi saya ditawarin order," kata Surwani.

Hal itu dirinya jelaskan ketika ditemui di stand Industri Kecil Menengah (IKM) di Gedung Ardha Candra Taman Budaya (Art Center) Denpasar, Minggu (7/7/2019) sore.

Padahal waktu menerima order itu Suwarni belum mempunyai tukang guna menggarap ordernya tersebut.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved