Luh Putu Mainkan Granat Aktif Tanpa Cincin Pengaman, Begini Sibuknya Aparat untuk Amankan Lokasi

Seorang bocah berusia 11 tahun, diketahui bernama Luh Putu Ririn Padma Ayu menemukan sebuah granat nanas.

Luh Putu Mainkan Granat Aktif Tanpa Cincin Pengaman, Begini Sibuknya Aparat untuk Amankan Lokasi
dokumentasi kepolisian
Petugas mengamankan granat nanas yang ditemukan oleh seorang bocah di wilayah Dusun Asah Panji, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Minggu (7/7/2019). Granat tersebut dibawa ke Denpal IX/3 Singaraja untuk diselidiki. 

Luh Putu Mainkan Granat Tanpa Cincin Pengaman, Begini Sibuknya Aparat untuk Amankan Lokasi

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Kabar Buleleng hari ini, terkait nyawa bocah 11 tahun yang terancam akibat bom nanas yang ditemukannya.

Seorang bocah berusia 11 tahun, diketahui bernama Luh Putu Ririn Padma Ayu menemukan sebuah granat nanas.

Saat itu Luh Putu Ririn Padma Ayu tengah membantu orangtuanya memetik kopi di kebun, wilayah Dusun Asah Panji, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Sabtu (6/7/2019).

Dari hasil pengecekan tim Denpal IX/3 Singaraja, granat itu sudah dalam kondisi berkarat, dan tidak memiliki cincin pengaman.

Baca: Warga Klungkung Wajib Waspada! Stok VAR Habis, Bahaya Rabies Mengintai

Baca: Begini Penjelasan Kadishub Denpasar Jika Jalan Pulau Galang Dibuka Lagi

Baca: Anggota DPRD Denpasar Soroti Jalan Pulau Galang, Minta Dibuka Dua Jalur

Namun, pengupil dan denatornya masih ada di dalam granat tersebut.

Sehingga diperkirakan granat tersebut masih aktif.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, granat akhirnya diamankan oleh petugas, yang dipimpin oleh Letda Putu Hadi Artana.

Kapolsek Sukada, Kompol Nyoman Landung menyebutkan, granat nanas itu ditemukan oleh Ririn pada Sabtu (6/7/2019), sekitar pukul 11.00 wita.

Saat itu bocah berusia 11 tahun itu sedang berjalan di sekitar kebun kopi, lalu tersandung oleh granat tersebut, yang sebelumnya dikira batu.

Baca: Potensi Serangan Anjing Rabies di Gianyar Masih Tinggi, Fakta Ini Terungkap

Baca: Di Karangasem Ada Satu Sekolah Hanya Dapat 5 Murid Baru, Kadisdik: Guru Sabar Yah

Baca: Selang Kompor Mayat Lepas, Api Menyembur Kerumunan Warga, Tiga Orang Luka Bakar Serius

Ririn lantas mengambil granat tersebut, bahkan sempat pakai bermain.

Orantuanya yang melihat jika sang anak sedang bermain granat lantas memanggil Bhabinkamtibmas Desa Wanagiri untuk ditindaklanjuti.

"Granatnya sudah diamankan. Di sekitar lokasi juga sudah dipasang police line. Kami sudah berkoordinasi dengan Danramil Sukasada. Belum tahu apakah granat itu masih aktif atau tidak. Masih diselidiki, tutupnya. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved