Lulus Langsung Kerja & Dapat Sertifikasi Kompetensi, SMK Rekayasa Denpasar Masih Buka Pendaftaran

Sekolah yang berada di naungan Yayasan Pendidikan Rekayasa telah berdiri sejak 1986 dan terbukti menjaga komitmennya dalam mengelola sistem pendidikan

Lulus Langsung Kerja & Dapat Sertifikasi Kompetensi, SMK Rekayasa Denpasar Masih Buka Pendaftaran
Tribun Bali/M Ulul Azmy
Suasana pendaftaran calon siswa baru di SMK Rekayasa Denpasar, Sabtu (6/7/2019). Hingga saat ini, pendaftaran masih akan dibuka hingga daya tampung terpenuhi atau paling lambat hingga 15 Juli 2019 mendatang. Lulus Langsung Kerja & Dapat Sertifikasi Kompetensi, SMK Rekayasa Denpasar Masih Buka Pendaftaran 

''Hingga saat ini masing-masing jurusan sudah mendapatkan 1 kelas dan nantinya rencana menambah daya tampung hingga 2 kelas,'' tambahnya.

Untuk diketahui, SMK Rekayasa Denpasar memiliki visi utama untuk menghasilkan tamatan yang berkarakter, berbudaya kompotitif, terampil dan profesional sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Baca: Fokus Recovery! Bali United Songsong Jadwal Laga Padat, Coach Teco Sebut Tak Ada Waktu Latihan

Baca: Dana Rp 100 Juta Sudah Terkumpul untuk Bayi Kembar Siam Asal Seririt Buleleng

Lebih lanjut, Wakil Kepala Sekolah Biang Hubungan Masyarakat, I Kadek Juni Arta mengatakan, SMK Rekayasa merupakan salah satu SMK favorit di Denpasar khususnya dalam bidang teknologi. Terlebih, akreditasi sekolah hingga saat ini sudah A (Unggul).

''Kami berbeda dengan sekolah lain, tentu tidak hanya dari fasilitas tapi juga jaminan kesiapan kerja setelah sekolah nantinya. Tak hanya itu, dengan bersekolah di sini, siswa sudah pasti mendapat sertifikasi kompetensi resmi dari BNSP dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP),'' tambahnya.

Adapun, bicara soal fasilitas pembelajaran pun sudah mumpuni dan memenuhi standar pembelajaran kurikulum, seperti ruang kelas yang nyaman dan dilengkap LCD, ruang praktikum di semua jurusan yang representatif dan memenuhi standar Industri dan dunia kerja.

Dari segi biaya pendidikan di SMK Rekayasa juga sangat terjangkau. Biaya pendidikan dibebankan hanya pada biaya pemeliharaan sarana prasarana praktikum selama 3 tahun hanya 1 kali saja.

''Tidak ada pungutan lain-lain selain biaya SPP tiap bulan dan biaya kegiatan Praktek Kerja Industri,'' tegasnya. (*)

Penulis: eurazmy
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved