Potensi Serangan Anjing Rabies di Gianyar Masih Tinggi, Fakta Ini Terungkap

Berdasarkan data Distanak Gianyar, potensi serangan anjing rabies di Kabupaten Gianyar sangat tinggi.

Potensi Serangan Anjing Rabies di Gianyar Masih Tinggi, Fakta Ini Terungkap
DOK PRIBADI
Ilustrasi Anjing Rabies.Potensi Serangan Anjing Rabies di Gianyar Masih Tinggi, Fakta Ini Terungkap 

Potensi Serangan Anjing Rabies di Gianyar Masih Tinggi, Fakta Ini Terungkap

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Kabar Gianyar hari ini terkait kasus rabies yang saat ini masih menjadi fokus serius Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Gianyar.

Sebagai langkah antisipasi masyarakat terkena rabies karena gigitan anjing, Distandak Gianyar meminta masyarakat tidak membuang maupun memungut anjing liar.

Sebab sejumlah kasus di Gianyar, diakibatkan oleh anjing yang dipungut di jalanan.

Berdasarkan data Distanak Gianyar, potensi serangan anjing rabies di Kabupaten Gianyar sangat tinggi.

Hal tersebut berdasarkan jumlah anjing yang belum diberikan vaksinasi.

Baca: Di Karangasem Ada Satu Sekolah Hanya Dapat 5 Murid Baru, Kadisdik: Guru Sabar Yah

Baca: Selang Kompor Mayat Lepas, Api Menyembur Kerumunan Warga, Tiga Orang Luka Bakar Serius

Baca: Warga Kejar Pelaku Tabrak Lari, Anak Saya Sampai Menjerit, Saat Ditangkap Pelaku Bilang Ampun

Dari 75 ribu ekor anjing yang terdata petugas, hanya 94 persen yang telah divaksin.

Anjing yang belum diberikan vaksinasi ini, bukan hanya anjing liar yang belum berhasil ditangkap petugas.

Tetapi juga anjing peliharaan masyarakat, yang pemiliknya tak mau anjingnya divaksin dengan alasan takut bulu anjingnya rontok.

Kepala Distanak Gianyar, Made Raka, Minggu (7/7/2019) mengatakan, populasi anjing di Kabupaten Gianyar terus mengalami kenaikan signifikan setiap tahun.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved