Pria Bersenjata Ditangkap Saat Madura United Kontra PSM Makassar, Terlihat Bareng Pemain PSM

Pria Bersenjata Ditangkap Saat Madura United Kontra PSM Makassar, Terlihat Bareng Pemain PSM

Pria Bersenjata Ditangkap Saat Madura United Kontra PSM Makassar, Terlihat Bareng Pemain PSM
TAUFIQURRAHMAN
Id card yang digunakan oleh salah satu oknum official PSM Makassar yang ditangkap Provost Polres Pamekasan, karena kepemilikan senjata api saat pertandingan sepak bola di Stadion Gelora Ratu Pameliingan Pamekasan, Ahad (7/6/219). 

TRIBUN-BALI.COM, PAMEKASAN- Salah satu ofisial klub PSM Makassar ditangkap anggota Provost Polres Pamekasan, setelah diketahui membawa senjata api ke dalam stadion, saat pertandingan leg kedua Piala Indonesia, antara Madura United melawan PSM Makassar, di Stadion Gelora Ratu Pamellingan, Pamekasan, Minggu (7/7/2019).

Sekretaris panitia pertandingan, Sapto Wahono kepada sejumlah wartawan menjelaskan, ofisial PSM Makassar diketahui memiliki senjata api, saat terjadinya insiden pelemparan suporter Madura United ke arah kursi pemain cadangan PSM Makassar di menit 92.

Tiba-tiba, seorang pria yang menggunakan ID Card ofisial PSM Makassar, hendak mencabut senjata api yang ditaruh di pinggangnya.

"Insiden itu diketahui anggota Provost dan langsung diamankan ke Polres Pamekasan," ujar Sapto Wahono.

Sapto menambahkan, pria pemilik senjata api itu saat babak pertama pertandingan berlangsung, berada di tribun VVIP bersama dengan pemain PSM Makassar lainnya yang tidak masuk dalam daftar pemain.

Tiba-tiba, di babak kedua pria tersebut berada di kursi pemain cadangan bersama dengan ofisial PSM Makassar lainnya.

"Informasi sementara yang kami terima, pria itu oknum ofisial yang juga pengawal pribadi manajer PSM Makassar," kata Sapto.

Manajemen Madura United, kata Sapto, sudah menyerahkan sepenuhnya kepada Polres Pamekasan untuk menangani kasus tersebut.

Sapto memastikan bahwa dalam regulasi pertandingan sepak bola, tidak dibenarkan membawa senjata api ke dalam stadion.

"Silahkan konfirmasi ke Polres Pamekasan untuk informasi selanjutnya," ungkap pria yang juga dosen di salah satu kampus di Pamekasan ini.

Halaman
12
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved