Fede du Cinema Putar Belle et Sebastian di Bentara Budaya Bali

Fete du Cinema atau Pesta Sinema kembali hadir di Bali lewat kerja sama Institut Français d’Indonésie & Alliance Francaise Bali dengan Bentara Budaya

Fede du Cinema Putar Belle et Sebastian di Bentara Budaya Bali
Bentara Budaya Bali
FETE DU CINEMA - Pemutaran film Belle et Sébastien serangkaian Fete du Cinema di Bentara Budaya Bali, Ketewel, Gianyar, Minggu (7/7/2019). Fede du Cinema Putar Belle et Sebastian di Bentara Budaya Bali 

Fede du Cinema Putar Belle et Sebastian di Bentara Budaya Bali

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Fete du Cinema atau Pesta Sinema kembali hadir di Bali.

Institut Français d’Indonésie dan Alliance Francaise Bali bekerjasama dengan Bentara Budaya Bali, Minggu (7/7/2019) menghadirkan dua film terpilih dari Perancis.  

“Fete du Cinema pertama kali diselenggarakan pada tahun 1984, tapi hanya di Prancis. Setelah beberapa kali penyelenggaraan, Fete du Cinema diselenggarakan di beberapa negara dan di Indonesia diselenggarakan oleh pihak IFI dan AF, khususnya di Bali. Kami sangat berbahagia menyambut penyelenggaraan program ini dan berterima kasih kepada pihak BBB juga kepada para audiences. Film pertama ialah Belle et Sebastian yang sesungguhnya diadaptasi dari program TV berupa kartun. Saya sudah menikmati serial ini sedari kecil. Selamat menyaksikan Belle et Sebastian,” terang direktur Alliance Francaise Bali, Amandine Salmon. 

Baca: Dorong Desa Adat Bangun Toko Ritel, Bupda Dinilai Bisa Topang Ekonomi Bali

Baca: Produk Rajutannya Melanglang ke Empat Negara, Ketut Suwarni Raup Omzet Capai Rp 2 Miliar

Film petualangan keluarga Belle et Sébastien (2013) arahan sutradara Nicolas Vanier mendapat penghargaan Film Terbaik pada tahun 2014 di KinoFest Children, sebuah festival film internasional di Ukraina.

Menceritakan sebuah kisah seorang anak (8) yatim piatu Sébastien (Félix Bossuet) di desa bersalju kecil di Pegunungan Alpen, di tengah Perang Dunia Kedua.

Selain Belle et Sébastien, dalam pemutaran film di Bentara Budaya Bali, Ketewel, Gianyar ini juga ditayangkan sinema bergenre komedi Le Nouveau (2015) garapan sutradara Rudi Rosenberg.

Film ini meraih Best Feature Film Audience Award dan IndieJunior Award pada IndieLisboa International Independent Film Festival 2016, Best Film Filmmakers’ Jury Award My French Film Festival 2017, Best Film For La Convention de Genève International Press Award, dan Best Film Audience Award pada Zagreb Film Festival 2015.

Baca: Tukar Sampah dengan Bibit Tanaman, Jalani Bisnis Sekaligus Edukasi Lingkungan

Baca: Esok Job Fair Kota Denpasar, 40 Perusahaan Buka 1.001 Lowongan Kerja

Fete du Cinema digelar juga di beberapa daerah sejak 27 Juni hingga 7 Juli 2019, antara lain di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Medan, dan Makassar.

Sebagaimana pemutaran film biasanya, program kali ini diselenggarakan dengan konsep misbar layar lebar di ruang terbuka, mengedepankan suasana nonton bersama yang guyub, hangat, dan akrab.

Selain di Bentara Budaya Bali, Pesta Sinema juga berlangsung di Mash Denpasar.       

Pesta Sinema ini mengetengahkan film-film dengan fokus tematik seputar  Histoires d’amitiés (cerita persahabatan), Pour se faire peur (cerita horor), En forme pour l’été (cerita ketika musim panas) dan Hommage à Michel Legrand (tribut untuk Michel Legrand). (*)

Penulis: Ni Ketut Sudiani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved