Rebut Medali Emas, Atlet Panahan Bali Mampu Bersaing di Kejuaraan Nasional

Gusti, Mangde dan Kadek Gosi berhasil meraih medali emas kelas Aduan Beregu Compound Umum Putra

Rebut Medali Emas, Atlet Panahan Bali Mampu Bersaing di Kejuaraan Nasional
dokumentasi Bali Archery School
Peraih medali emas Eliminasi Compound Umum Beregu Putra asal Bali, Kadek Dian Vanagosi dan Komang Gde Khrishnanda (Gandawa Archery Club), Gusti Fazli Kertinegoro RM (Bali Archery School) bersama Rizal Barnadi (Sekjen PP Perpani 2019-2022), dan Fajar Putra (Staf Khusus PP Perpani) yang mewakili Artfulimanufacturer, pembuat Medali dan Piala Kejuaraan, di Bogor, Senin (8/7/2019). Rebut Medali Emas, Atlet Panahan Bali Mampu Bersaing di Kejuaraan Nasional 

Rebut Medali Emas, Atlet Panahan Bali Mampu Bersaing di Kejuaraan Nasional

Laporan Wartawan Tribun Bali, Marianus Seran

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Kejuaraan Panahan 3th Bogor Open Archery Champhionship 2019 Piala Presiden yang berlangsung 6 - 13 Juli 2019 di Depok Jawa Barat, diikuti 93 klub dan lebih dari 700 atlet dari seluruh Indonesia.

Atlet Compound Beregu Bali yang tampil di ajang ini yakni Gusti Fazli Kertinegoro RM, dan atlet Compound Junior yang turun di kelas Umum, I Komang Gde Krishnanda Putera dan Kadek Dian Vanagosi.

Fajar Putra, Staf Khusus PP Perpani juga Ketua Bali Archery School, dari Bogor kepada Tribun Bali, Senin (8/7/2019), mengatakan bahwa Gusti, Mangde dan Kadek Gosi berhasil meraih medali emas kelas Aduan Beregu Compound Umum Putra.

Selain meraih medali emas, ketiga atlet juga meraih medali perak kelas Total Kualifikasi Compound Umum Putra.

Baca: Teco Percaya Bachdim: Semangat & Kerja Keras Saat Dapat Kesempatan Main

Baca: Peragaan Busana dan Kerajinan UMKM di BI Bali

Selain itu, tambah Fajar, Kadek Dian Vanagosi (Gosi) meraih medali perak di kelas Aduan Compound Umum Putra, dan juga meraih medali perak kelas Total Kualifikasi Compound Umum Putra.

Menurut Fajar, pengumpulan skor (poin) sangat ketat bagi para atlet karena ajang ini diikuti pemanah berpengalaman, termasuk atlet yang mengenyam pendidikan di Pelatnas maupun Juara Kejurda masing-masing Provinsi di Indonesia.

"Saat final beregu, atlet Bali yang berkolaborasi dari Gandawa Archery Club diwakili Mangde dan Gosi dengan Bali Archery School yang diwakili Gusti, ternyata mampu menunjukkan kualitasnya di kancah kejuaraan nasional," tegas Fajar.

Menurut dia, pada final beregu, pemanah Bali mampu menaklukkan atlet beregu Marinir B yang salah satunya telah mengenyam pendidikan di pelatnas.

Baca: Masuk Top 10 Putri Remaja Indonesia 2019, Gek Diah Sabet Gelar Putri Remaja Indonesia Intelegensia

Baca: PPDB SMA 2019 di Jembrana, SMA/SMK Swasta Terancam Tidak Dapat Rombel

Penyerahan medali juara dilakukan oleh Rizal Barnadi, Sekjen PP Perpani periode 2019 - 2022.

Melihat hasil yang diraih pemanah Bali, Rizal Barnadi menyarankan agar atlet Bali bisa mewakili Indonesia mengikuti kejuaraan panahan level Asia, pada Asia Cup World Archery yang rencananya diselenggarakan di Thailand, November 2019.

IGMA Wisnu Mataram Ketua Pengprov Perpani Bali, saat konfirmasi terkait rencana tersebut menyambut baik.

"Adalah suatu kehormatan dan kebanggaan apabila atlet Panahan Bali mampu mewakili Indonesia di kancah internasional," ujar IGMA Wisnu Mataram.

Fajar Putra, Staf Khusus PP Perpani menambahkan berharap pihak terkait terutama KONI Bali bisa mendukung dan memfasilitasinya.(*)

Penulis: Marianus Seran
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved