2 Korban Tersambar Api saat Ngaben Massal di Klungkung Dirawat di RSUP Sanglah, Ini Kondisinya

Kejadian bermula saat proses pembakaran jenazah, ketika itu selang kompor tiba-tiba lepas, dan di saat yang bersamaan ada warga yang menghidupkan dupa

2 Korban Tersambar Api saat Ngaben Massal di Klungkung Dirawat di RSUP Sanglah, Ini Kondisinya
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Korban tersambar api saat mendapatkan perawatan itensif di RSUD Klungkung, Minggu (7/7/2019). Dua orang korban perawatan itensif, setelah tubuhnya tersamdar api ketika prosesi ngaben massal di Desa Negari, dan dirujuk ke RSUP Sanglah 

Laporan Wartawan Tribun Bali, M. Firdian Sani

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Peristiwa nahas terjadi saat upacara ngaben massal di Setra Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali, pada Minggu (7/7/2019).

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 Wita, ketika memasuki prosesi bakar sawa.

Peristiwa ini membuat enam orang warga mengalami luka bakar.

Kejadian bermula saat proses pembakaran jenazah, ketika itu selang kompor tiba-tiba lepas, dan di saat yang bersamaan ada warga yang menghidupkan dupa.

Akibatnya api menyambar selang kompor, yang berbahan bakar bensin bercampur solar.

Tekanan udara dari kompor, membuat api menyambar begitu liarnya, sehingga membakar warga yang berkerumun di sekitar TKP.

Mereka adalah Cokorda Suarma Putra (65) asal Tegal Suci, Desa Tampaksiring, Gianyar, serta I Wayan Murdika (46), warga Desa Negari.

Sedangkan empat korban lainnya yakni Ni Wayan Keteg (58), I Putu Adi Kencana (10), I Komang Andreas Putra (9) dan I Nyoman Cita (53) yang semuanya berasal dari Desa Negari.

Mereka mengalami luka bakar dengan persentase yang berbeda-beda.

Pada Minggu (7/7/2019), dua korban sampai di RSUP Sanglah setelah sebelumnya mendapat penanganan pertama di RSUD Klungkung.

Saat dikonfirmasi secara terpisah, Kabag Humas RSUP Sanglah Dewa Kresna mengatakan, korban yang dirujuk ke rumah sakit ada dua orang, yakni Cokorda Suarma dan Murdika.

Mereka berdua langsung mendapat perawatan intensif.

"Ya saat ini dua pasien luka bakar dirawat di ruang luka bakar," katanya.

Perihal kondisi, Dewa Kresna mengatakan kalau kondisi luka bakar Cokorda Suarma 40 persen dan Murdika 70 persen. (*)

Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved