Ditelanjangi Orang Sekampung, Dua Wanita Ini Tak Berdaya Hingga Berakhir Tragis dan Mengenaskan

Mereka diidentifikasi sebagai Esther Mudziwa dan Sarah Hulumeni dari Desa Matsindevhe yang menjadi korban pembakaran.

Ditelanjangi Orang Sekampung, Dua Wanita Ini Tak Berdaya Hingga Berakhir Tragis dan Mengenaskan
Daily Mirror
Ilustrasi perempuan ditelanjangi dan dianiaya. 

Ditelanjangi Orang Sekampung, Dua Wanita Ini Tak Berdaya Hingga Berakhir Tragis dan Mengenaskan

TRIBUN-BALI.COM - Kabar tragis hari ini terkait dua wanita ditelanjangi, dipukul dan dibakar hidup-hidup oleh beberapa orang.

Kejadian tragis tersebut berlangsung di tanah lapang di Ha-Mashau Misevhe, di wilayah kepolisian Levubu, Afrika Selatan.

Dikutip dari Review Online, Minggu (7/7/2019), tidak hanya membakar dua wanita tersebut, mereka juga melakukan penyerangan terhadap rumah pria berusia 79 tahun pada Jumat (5/7//2019)

Mereka diidentifikasi sebagai Esther Mudziwa dan Sarah Hulumeni dari Desa Matsindevhe yang menjadi korban pembakaran.

Baca: Bek Bali United Diperiksa Polisi di Jakarta, Apa Kasusnya? Wajahnya Terlihat Letih

Baca: Bayi Kembar Siam Asal Seririt Segera Dioperasi, Begini Kondisi dan Hasil Pemeriksaan Terbaru

Baca: UPDATE Kondisi Korban Tersembur Api saat Ngaben di Klungkung, Masuk Fase Perawatan Masa Kritis

Juru bicara kepolisian, Kolonel Moatshe Ngoepe menjelaskan, bahwa serangan itu terjadi setelah pengambilan mayat anak lelaki berusia 12 tahun yang hilang dari sungai dekat desa.

Belum diketahui pasti kaitan hubungan antara kasus anak tersebut dengan dua wanita yang dengan keji dibakar oleh sekumpulan orang.

Pasca insiden tersebut, polisi langsung datang ke lokasi. Namun, kedua korban sudah terbakar.

Satu di antara korban meninggal di lokasi kejadian, sementara yang lain meninggal di rumah sakit.

Investigasi lebih lanjut mengungkapkan, bahwa setelah serangan itu, kerumunan melanjutkan ke halaman milik seorang pria berusia 79 tahun dan membakar tiga rumah.

Dia berhasil melarikan diri tanpa cedera.

Komisaris Polisi Provinsi, Letnan Jenderal Nneke Ledwaba, sejak itu, memerintahkan penyelidikan segera atas serangan itu, dengan mengatakan semua sumber daya yang diperlukan harus digunakan untuk melacak para tersangka yang terlibat.

Pada hari Sabtu, 6 Juli 2019, dua pemuda berusia 16 dan 17 tahun ditangkap karena diduga terkait kasus pembakaran tersebut. (*)

(Tribun-Video.Com/GPS)

Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved