Galih Ginanjar Mengaku Ingin Permalukan Fairuz,Ini Keterangan Polda Metro Soal Pengakuan 'Ikan Asin'

Setiap ucapan yang dilontarkan seseorang bisa tergolong pelecehan seksual apabila dinilai telah nenyakiti perasaan

Galih Ginanjar Mengaku Ingin Permalukan Fairuz,Ini Keterangan Polda Metro Soal Pengakuan 'Ikan Asin'
Kolase dari Grid.ID/Rangga Gani Satrio, Instagram.com/@hotmanparisofficial, dan Instagram.com/@reyutami via TribunStyle
Galih Ginanjar, Hotman Paris dan Pasangan Pablo Benua-Rey Utami 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya terus melakukan penyidikan kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial yang menjerat artis Galih Ginanjar.

Fakta terbaru, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Galih mengaku ingin mempermalukan mantan istrinya, Fairuz A Rafiq, saat dirinya mengucapkan kata-kata asusila dalam video yang diunggah akun YouTube pasangan Rey Utami dan Pablo Benua.

Galih menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada Jumat (5/7/2019) lalu.

"Berdasarkan keterangan Galih berkaitan dengan apa yang dia sampaikan, memang intinya yang bersangkutan mengakui dia mengatakan (ikan asin) ingin mempermalukan mantan istrinya," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (8/7/2019).

Nantinya, lanjut Argo, penyidik akan memanggil perekam dan pengunggah video "ikan asin".

Penyidik telah mengagendakan pemeriksaan pemilik akun Youtube atas nama pasangan Rey Utami dan Pablo Benua, Rabu (10/7/2019) besok.

Keduanya seharusnya diperiksa pada 5 Juli lalu.

Namun, mereka meminta penundaan pemeriksaan karena memiliki agenda kegiatan lain.

Selain Rey dan Pablo, penyidik juga mengagendakan pemanggilan istri Galih Ginanjar, Barbie Kumalasari untuk diperiksa sebagai saksi.

"Besok hari Rabu, kita juga memanggil istrinya Galih (untuk diperiksa sebagai saksi)," kata Argo.

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved