Bali United
Hadapi Jadwal Padat Bali United, Begini Cara Lilipaly Jaga Kondisi Tubuh
Selain program recovery yang cukup, secara pribadi pemain juga harus mengkonsumsi asupan makanan yang cukup dan rest atau istirahat banyak
Penulis: Marianus Seran | Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Laga beruntun Bali United dari jadwal padat setiap tiga hari membuat pemain dan pelatih harus pintar menjaga kebugaran.
Selain program recovery yang cukup, secara pribadi pemain juga harus mengkonsumsi asupan makanan yang cukup dan rest atau istirahat yang banyak.
Hal ini merupakan tips atau cara penyerang Bali United Stefano Lilipaly.
Baca: Ditolak Hubungan Seksual Sodomi, Mantan Napi Kasus Pembunuhan Kembali Bunuh Rekannya
Baca: Bupati Badung Hadiri Ngaben Massal, Berikan Dana Hibah Ratusan Juta
Baca: Pentasakan Wayang Kulit Calonarang di PKB 2019, Dalang Wisnawa Undang Leak Uji Kesaktian
Baca: Ditelanjangi Orang Sekampung, Dua Wanita Ini Tak Berdaya Hingga Berakhir Tragis dan Mengenaskan
Secara pribadi ia mengaku akan menjaga tidur yang cukup. Dan paling penting konsumsi makanan yang bagus.
“Kami tidak bisa melalukan banyak hal selain hal seperti itu. Tipsnya hanya satu yakni istirahat yang cukup. Makanan yang bagus itu penting, karena kita hanya punya tiga hari rest,” tegas Stefano Lilipaly, kepada Tribun Bali Selasa (8/7/2019).
Menurut pemain yang akrab disapa Fano ini, Bali United akan melakoni laga dengan waktu rest singkat.
Jadi pemain harus bisa menjaga dan merawat tubuh.
“Makan bagus dan asupan yang sehat untuk tubuh, agar tubuh punya kekuatan untuk laga. Jadi itu sangat penting,” kata Fano.
Dia menambahkan, setiap tiga hari game, menghadapi jadwal bulan Juli sudah diketahui semua pemain. Tim harus menempuh perjalanan sehari.
Sehari untuk rest, dan hanya punya satu kali kesempatan latihan di kandang lawan.
“Tim pelatih juga melakukan program dengan sangat cerdas, kita tidak punya waktu latihan, tapi kita gunakan untuk rest. Kita diberikan waktu semuanya hanya untuk rest. Dan sangat bagus bagi tim kami,” jelas Fano.
Bisa Bermain di Pos Bek Kanan
Fano mengaku siap bermain sebagai gelandang jika dibutuhkan tim. Pemain berdarah Belanda ini mengaku posisi asli dirinya adalah sebagai gelandang.
“Saya seorang gelandang. Itu posisi asli saya. Bukan striker. Saya bisa bermain striker, bisa penyerang kiri dan kanan. Saya bisa bermain di manapun,” tegas Stefano Lilipaly, Selasa (9/7/2019).
Menurut ayah dua putra ini, sangat siap bermain gelandang jika akhirnya Paulo Sergio absen.
“Mungkin terkadang semua lupa saya adalah seorang gelandang bukan winger. Saya bermain sebagai penyerang sayap,” ujarnya.
Justru Stefano Lilipaly mengatakan saat masih bermain di Belanda, ia bermain sebagai bek kanan. “Saya juga bisa bermain bek kanan. Saya bermain di Belanda satu musim sebagai bek kanan. Tapi posisi asli saya adalah gelandang,” jelasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/stefano-lilipaly.jpg)