Kronologi Perusakan Altar Gereja Santo Yoseph Denpasar Menurut Polisi, Pelaku Sudah Diamankan

Hingga saat ini yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan namun diketahui bahwa pelaku sering datang ke gereja tersebut.

Kronologi Perusakan Altar Gereja Santo Yoseph Denpasar Menurut Polisi, Pelaku Sudah Diamankan
Tribun Bali / Putu Supartika
Umat gereja membersihkan sisa perusakan di Gereja Paroki Santo Yoseph, Denpasar, Bali, (9/7/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Salah seorang warga berinisial A diamankan Kepolisian Polsek Denpasar Timur (Dentim) pada Selasa (9/7/2019) sekitar pukul 08.30 Wita karena melakukan perusakan di Gereja Katolik Paroki Santo Yoseph, Denpasar, Bali.

Kapolsek Dentim Kompol I Nyoman Karang Adiputra pun membenarkan kejadian tersebut.

"Iya, kita sudah amankan yang bersangkutan. Motifnya belum kita ketahui kita masih melakukan penyelidikan. Inisial A," ujarnya 

Menurut Kapolsek, hingga saat ini yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan namun diketahui bahwa pelaku sering datang ke gereja tersebut. 

Kapolsek Dentim juga mengatakan pelaku saat itu datang dengan istrinya dan beberapa jamaat lainnya untuk melaksanakan ibadah di Gereja Katolik Paroki Santo Yoseph Denpasar.

Seorang pecalang melintas di depan Gereja Katolik Paroki St Yoseph, Jalan Raya Kepundung, Denpasar, Senin (31/03/2014).
Seorang pecalang melintas di depan Gereja Katolik Paroki St Yoseph, Jalan Raya Kepundung, Denpasar, Senin (31/03/2014). (Tribun Bali/Kambali)

Namun tanpa diketahu sebabnya, tiba-tiba yang bersangkutan menangis lalu mengambil penyanggah salib yang ada di gereja.

Aksinya semakin menjadi-jadi, A melakukan perusakan material di dalam gereja seperti penyanggah salib, meja alkitab, mikrophon, pot bunga dan beberapa alat lainya.

"Pada saat persembahyangan berlangsung tiba-tiba pelaku menangis dan mengambil penyanggah salib yang terbuat dari besi. Kemudian istrinya bingung lalu memeluk suaminya, tapi ternyata istrinya juga dibanting," lanjutnya.

"Sehingga karyawan yang ada disini, tukang bersih-bersih melihat kejadian tersebut lalu keluar yang kebetulan saat itu ada petugas patroli sehingga dimintai tolong. Kemudian pelaku diamankan," tambah Kapolsek Dentim.

Sementara itu, terkait kerugian yang diakibatkan dari terjadinya perusakan ini, Kapolsek Dentim belum bisa memastikan berapa kerugiannya.

"Kerugian belum kita ketahui karena masih dalam penyelidikan," tutup Kompol I Nyoman Karang Adiputra. (*) 

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved